Beranda BERITA TERBARU Peningkatan Penjualan Produksi Menggunakan Media Aplikasi E Commerce Sebagai Media Usaha Siberut

Peningkatan Penjualan Produksi Menggunakan Media Aplikasi E Commerce Sebagai Media Usaha Siberut

346
0
BERBAGI

Mentawai-maklumatnews.net-Kegiatan Pengabdian yang dilaksanakan oleh TIM PPM (pengabdian Kepada Masyarakat) STKIP PGRI Sumatera Barat) ini bertujuan memberikan Pelatihan dan pendampingan peningkatan penjualan dan proses produksi serta penggunaan media aplikasi E Commerce sebagai media sarana untuk pemasaran yang tepat bagi kelompok usaha Melati 2 di Dusun Batjoja Desa Meillepet Kab. Kep Mentawai. Target dari kegiatan ini adalah: 1) Kelompok usaha mendapat pengetahuan dan pemahaman mengenai konsep dasar tentang peningkatan produksi dan penjualan. 2) Kelompok usaha memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai media promosi dengan menggunakan E Commerce. 3) Kelompok usaha dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapatkan dari pelatihan dengan keterampilan mengelola produksi dan Promosi yang tepat.

Sebagai salah satu perguruan tinggi yang ada di LLDIKTI Wilayah 10, STKIP PGRI Sumatera Barat juga ikut berperan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, STKIP PGRI Sumatera Barat melakukan dan melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat. sejumlah dosen yang tergabung dalam Tim PPM untuk memberikan pendampingan dan penyuluhan kepada Kelompok Masyrakat. Lokasi yang dipilih adalah Dusun Batjoja, Desa Meileppet, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kegiatan PPM ini dilakukan selama 5 Bulan pendampingan dan beberapa bulan menyiapkan hasil dari kegiatan yang telah dilakukan. Kegiatan PPM ini merupakan Hibah dari DRPM Dikti Tahun Anggaran 2019 dengan Skim PKM (program Kemitraan Masyarakat) yang dimulai dari bulan Februari 2019. Tim PPM yang terdiri dari Alfattory Rheza Syahrul SE.,MM sebagai Ketua, Kaksim M.Pd sebagai Anggota 1 dan Jimi Ronald M.PdE sebagai Anggota 2 dan dibantu oleh tiga orang mahasiswa yang berdomisili di sekitar Lokasi Mitra. Kelompok Mitra yang terdiri dari ibu-ibu yang ikut kelompok dasawisma didusun Batjoja. Berbekal dengan modal awal 500rb mereka antusias menyambut kedatangan tim PPM STKIP PGRI Sumatera Barat. Sampai pada saat sekarang ini peningkatan penjualan sudah semakin membaik, sudah mulai banyak kita menerima pesanan terang Marta selaku perwakilan dari kelompok mitra.

Menurut Rheza, Ketua PPM, kelompok usaha yang dipilih merupakan informasi yang diperoleh dari mahasiswa yang berdomisili di lokasi mitra. Kelompok yang sudah berjalan selama lebih kurang 1 tahun, tapi mereka kesulitan dalam memasarkan hasil produksi dan kelompok usaha itu punya potensi untuk mengembangkan usaha, oleh karena itu maka kita berkeinginan membantu permasalahan yang terjadi dikelompok mitra tersebut. Kegiatan pendampingan dan penyuluhan yang telah dilakukan membuat antusias dari kelompok mitra mulai dari mereka mendapatkan merek usaha, sampai dengan pengemasan produk. Usaha yang menjadi perhatian disini adalah pembuatan kerajinan inu dan kerupuk sagu siberut. Dimana kerajinan inu merupakan kerajinan yang sudah lama menjadi khas masyarakat siberut itu sendiri. Serta makanan yang berbahan dasar sagu diolah menjadi kerupuk. Pondok promosi pun telah selesai dibuat, guna memperkenalkan kepada masyarakat luas, tinggal bagaimana membuat produk inu dan kerupuk sagu ini dipasarkan secara online. Terang Ketua PPM.

Dalam kesempatan lain Camat Siberut Selatan yang datang langsung ke lokasi mitra Sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian ini. Kedepan Bapak Camat meminta bagaimana semua kelompok usaha yang ada di Siberut khususnya Desa Meillepet mendapatkan perhatian juga dari pihak kampus untuk diberikan pendampingan.

Untuk kedepannya diharapkan kelompok kerajinan inu dan kerupuk sagu siberut ini produksi dan penjualannya bisa berkembang ke luar mentawai sehingga secara langsung juga dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar dan juga bagi kelompok Melati 2 itu sendiri. Terakhir dengan adanya kegiatan PPM yang telah dilaksanakan akan membuat bebrapa kelompok usaha lain bersemangat dan juga mendpat perhatian dari pihak pemerintah Kabupaten Kepulauan mentawai sendiri dalam menghasilkan kerajinan Lokal dan makanan local guna mempertahankan kebudayaan mentawai sendiri.(***)

LEAVE A REPLY