Beranda BERITA TERBARU Pemerintah Pusat Gelontorkan Dana RP 32 Milyar Lanjutkan Pembangunan Monas PDRI di...

Pemerintah Pusat Gelontorkan Dana RP 32 Milyar Lanjutkan Pembangunan Monas PDRI di Limapuluh Kota

65
0
BERBAGI

Limapuluh Kota -maklumatnews.net- Pembangunan Monumen Nasional PDRI di Koto Tinggi, Kec. Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota yang sempat terhenti sejak tahun 2017, akhirnya kembali dilanjutkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kali ini, Kemendikbud RI mengucurkan anggaran Rp 32 Miliar dengan waktu pengerjaan selama 114 hari dari 9 September 2019 hingga 31 Desember 2019.

“Alhamdulillah, pembangunan Monumen Nasional PDRI kembali dilanjutkan,” terang Sekretaris YPP PDRI, Ferizal Ridwan yang didampingi oleh PPK Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, M, Natsir saat mengunjungi Monas PDRI, Selasa (10/09/2019).

Diterangkan Ferizal, berdasarkan surat dari Direktorat Jenderal Kebudayaan nomor 3713/E2.6/KP/2019, pembangunan Monas PDRI ini sudah bisa difungsikan. Dimana dua bangunan yang terpisah sudah disatukan kembali dan dibangun tembok serta keramik di lantai monumen.

“Jadi tepat 31 Desember 2019 mendatang, Monas PDRI ini sudah bisa difungsikan seperti yang diharapkan,” ujarnya.

Namun untuk mengoperasikan secara maksimal monas PDRI ini, Ferizal mengaku masih akan memperjuangkan anggaran untuk memperbaiki akses jalan menuju monas PDRI. Pasalnya, posisi monas yang berada di tengah hutan dan diatas bukit ini masih memiliki akses jalan yang cukup ekstrem.

“Nanti akan diperjuangkan anggaran dari pemerintah pusat untuk akses jalan. Yang jelas sekarang bagaimana monas PDRI ini selesai,” ucapnya.

Sebelumnya, Monas PDRI ini mulai dibangun pada tahun 2012 dengan perencanaan awal akan menghabiskan anggaran sebesar Rp 139 Miliar. Sampai tahun 2016, pembangunan monas PDRI ini sudah menelan anggaran sebesar Rp 42 Miliar. Kemudian di tahun 2017, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhajjir Effendy meninjau lokasi Monas PDRI dan disana menyatakan akan menstop anggaran untuk pembangunan Monas PDRI ini.

Sehari usai pernyataan Muhajjir ini, Ferizal Ridwan yang juga Wakil Bupati Limapuluh Kota menggelar jumpar pers untuk merespon penghentian anggaran dari Kemendikbud ini. dinilainya, langkah Muhajjir ini akan melukai nilai-nilai sejarah perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan RI. Selama dua tahun tanpa kepastian adanya kelanjutan pembangunan monas PDRI, akhirnya tahun 2019 ini kemendikbud kembali melanjutkan pembangunan Monas PDRI. (FS/agg)

LEAVE A REPLY