Beranda ACEH Walaupun Minim Fasilitas Peziarah Asal Sumatera Barat Tetap Iklas Mengunjungi Makam Ulama...

Walaupun Minim Fasilitas Peziarah Asal Sumatera Barat Tetap Iklas Mengunjungi Makam Ulama Besar Dari Aceh Singkil

215
0
BERBAGI
Makam Ulama dari Aceh Singkil Syech Abdurrauf Al Singkili yang Terletak di Desa Kilangan Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil

Aceh Singkil, maklumatnews.net-Rombongan peziarah makam ulama besar Aceh Syech Abdurrauf Al Singkili di Desa Kilangan, Aceh Singkil, Provinsi Aceh, setiap tahun terhebat atas minimnya sarana penginapan. Jumat 06/09/2019.

Pasalnya para pengunjung makam yang kebanyakan dari daerah Sumatera Barat. hanya memanfaatkan fasilitas yang ada seperti Surau dan pondok pengajian terdekat untuk beristirahat.

Kadang – kadang untuk berwudhu’ dan mandi saja para peziarah terpaksa menumpang sebagian rumah warga sekitar. walaupun agak terasa sulit mereka tetap ikhlas untuk melaksanakan ziarah tersebut.

Sekitar 230 unit rombongan peziarah menggunakan mobil pribadi terparkir rapi dihalaman makam Ulama besar aceh tersebut.

Setiap tahunnya seperti biasa, peziarah melakukan sholat berjamaah, dan berdoa, sebaagian lagi membersihkan wilayah makam itu.

salah seorang peziarah Riki mengatakan sudah menjadi tradisi tiap tahun setelah Idul Adha, kami selalu berkumpul di kampung halaman dan bersama-sama berangkat untuk berziarah ke Makam Syekh Abdurauf Singkil kabupaten Aceh Singkil.

“Bukan hanya dari Padang ini saja, banyak juga warga Padang, yang sudah merantau dan tinggal di berbagai daerah seperti di Kalimantan Jakarta, Lampung, Bandung, dan daerah painnya berkumpul di Padang dan ikut berziarah,” kata Riki di lokasi makam ulama besar yang pernah mendampingi masa kerajaan Sultan Iskandar Muda Aceh itu.

Untuk diketahui, ulama Syekh Abdurauf ini adalah guru ulama Syekh Burhanuddin Ulakan yang merupakan pengikut Tarekat Syattariyah yang merupakan guru mereka yang berasal dari Padang.

Karena aliran yang sama dengan guru mereka di Padang, sebagai penghormatan, dan mengenang jasa dari guru ke guru, para murid setiap tahunnya melakukan ziarah secara beramai – ramai atau berombongan. (Rahmat)

LEAVE A REPLY