Beranda KOTA PADANG Satpol PP Kota Padang Bongkar Bangunan Yang Menyalahi Perda No.5 Tahun 1985...

Satpol PP Kota Padang Bongkar Bangunan Yang Menyalahi Perda No.5 Tahun 1985 Tentang K3 dan Perda No.6 Tahun 1990 Tentang Tata bangunan.

607
0
BERBAGI

MAKLUMATNEWS.NET,(PADANG)- Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang, membongkar bangunan liar yang ada di Jalan Bandar Pulau Karam, Kecamatan Padang Selatan, Padang, Kamis (28/4). 

Terlihat puluhan personil menertibkan lapak-lapak liar yang berdiri di atas drainase yang ada di jalan Bandar Pulau Karam. Dalam aksi tersebut personil mendapatkan perlawanan dari salah seorang pemilik Hotel Havilla Maranatha yang tidak terima Teras Hotelnya dibongkar Satpol PP Kota Padang.

“Aden bisa bongka surang indak paralu ditolong doh, Aden adoh tukang yang ka mambongka” kata pemilik Hotel Elizabet.
Elizabet, mengatakan, akan membongkar bangunannya yang mengenai Fasilitas Umum (Fasum) tersebut, meskipun demikian petugas tetap melakuan pembongkaran karna sudah di panggil beberapa hari yang lalu juga sudah memberikan surat teguran dan surat perintah bongkar 1 x24 jam, bangunan tersebut juga Menyalahi Perda No.5 Tahun 1985 Tentang K3 (Keamanan,Ketertiban dan Keindahan) serta Perda No.6 Tahun 1990 Tentang Tata bangunan.

Kasat Pol PP Firdaus ILyas Mengatakan, pihaknya telah melakukan penertiban sebanyak enam lapak liar yang ada di kawasan jalan Bandar Pulau Karam. Hal itu dilakukan karena telah mengangu ketertiban umum dan tata bangunan yang tertera di Perda No.5 Tahun 1985 Tentang K3 (Keamanan,Ketertiban dan Keindahan) serta Perda No.6 Tahun 1990 Tentang Tata bangunan.” Kita sengaja membongkar bangunan liar tersebut karena telah menyalahi Perda,” katanya.

Pembongkaran yang dilakukan oleh puluhan petugas itu berjalan lancar meskipun, sempat ada gesekan dari salah satu pemilik bangunan.” Sebelum melakukan penertiban ini kami juga telah memberikan surat peringatan dan memanggil pedagang yang mengunakan fasum tersebut namun hingga kini pemilik bangunan tidak mengindahkan, sebab itulah kami langsung menerjunkan puluhan petugas untuk menertibkanya dengan membantu membongkar,” jelas Firdaus Ilyas

Seorang warga setempat nama samaran rony mengatakan, dirinya sangat mendukung penertiban yang telah dilakukan terhadap lapak-lapak liar yang ada di kawasan tersebut. “Selain telah merusak tatanan kota pedagang tersebut juga telah menyalahi aturan dengan mendirikan bangunan atau lapak yang memanfaatkan Fasum,” ujarnya.

Kepada petugas dia juga mengatakan, bangunan hotel tersebut selain memanfaatkan fasilitas umum juga telah menyebabkan adanya bau menyegat dari saluran pipa pembuangan, yang pipa tersebut melewati dinding rumahnya.

humas

LEAVE A REPLY