Beranda BERITA TERBARU 6 Tahun Retak, Turki dan Israel Kini Tetapkan Dubes

6 Tahun Retak, Turki dan Israel Kini Tetapkan Dubes

418
0
BERBAGI

MAKLUMATNEWS.NET,(ANKARA)- Pemerintah Turki dan Israel telah mencapai kesepakatan untuk memulihkan hubungan yang retak selama enam tahun ini. Kedua negara akan segera memulai prosedur pertukaran duta besar (dubes) pekan ini.

“Pekan ini kami akan memulai proses penunjukan duta besar antara Turki dan Israel,” ujar juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin kepada para wartawan di Ankara seperti dilansir Press TV, Rabu (29/6/2016).

Diimbuhkan Kalin, langkah-langkah baru juga akan diambil untuk melanjutkan hubungan dengan Israel di bidang ekonomi, perdagangan dan energi.

Hal ini disampaikan Kalin menyusul kesepakatan rekonsiliasi yang dicapai pemerintah Turki dan Israel pada Senin, 27 Juni. Hubungan kedua negara yang dulu­nya erat itu, mulai memanas setelah pasukan komando Israel menyerang kapal kemanusiaan Freedom Flotilla yang bertu­juan ke Gaza pada 31 Mei 2010.

Sepuluh warga Turki tewas dan sekitar 50 orang lainnya luka-luka dalam insiden di perairan internasional di Laut Mediterania tersebut. Saat kejadian, kapal kemanusiaan tersebut tengah mencoba menembus blokade laut Israel atas Jalur Gaza.

Hubungan kedua negara makin mem­buruk setelah insiden penembakan jatuh jet tempur Rusia, Su-24M oleh militer Turki pada November 2015 lalu. Turki mengklaim, jet tempur tersebut telah berulang kali melanggar wilayah udara Turki. Namun pemerintah Rusia membantahnya dan menyatakan pesawatnya ditembak jatuh saat berada di wilayah udara Suriah, tempat Rusia melancarkan serangan udara terhadap para militan ISIS sejak September 2015.

Sebelumnya pada Senin, 27 Juli lalu, Moskow menyatakan bahwa Presiden Turki Tayyip Erdogan Erdogan telah meminta maaf atas insiden penembakan pesawat tersebut. Permintaan maaf disam­paikan lewat surat yang ditujukan ke Presiden Rusia Vladimir Putin.

Namun hal ini dibantah Kalin. Menurut Kalin, dalam suratnya, Presiden Erdogan hanya menyampaikan penyesalan men­dalam atas insiden itu. Kalin juga mene­kankan, tak ada rencana pemerintah Turki untuk memberikan ganti rugi atas insiden itu.(h/rtr)

LEAVE A REPLY