Beranda BERITA UTAMA Ada Edukasi, Tak Sekedar Atraksi Lumba-Lumba

Ada Edukasi, Tak Sekedar Atraksi Lumba-Lumba

734
0
BERBAGI

PADANG – Pro kontra selalu hadir dalam setiap pertunjukan atraksi lumba-lumba. Bagi sebagian yang kontra, atraksi lumba-lumba disebut sebagai salah satu bentuk ekploitasi hewan langka.

Menurut Asisten Manajer PT Wersut Seguni Indonesia (WSI), Dani Satria ada sisi edukasi pada atraksi lumba-lumba. Pada setiap pertunjukan, kata Dani, pihaknya memperkenalkan hewan langka yang dilindungi kepada siswa maupun pelajar.

“Selain mengenalkan anak kepada satwa, diharapkan mereka nantinya tumbuh kesadaran untuk turut melestarikan. Seperti pamahaman bahwa lumba-lumba adalah ikan. Kami jelaskan di pementasan. Ini lumba-lumba, mamalia bukan ikan,” kata Dani, Senin sore (25/2/2019) di Komplek GOR Agus Salim, Padang.

Edukasi lainnya tersirat dalam beberapa aksi pertunjukkan.Seperti atraksi berhitung. Menanamkan anak untuk membuang sampah pada tempatnya. Yang ditunjukan dengan atksi lingsang buang sampah, dan lainnya.

“Kami edukasi anak usia dini sambil mengenalkan hewan langka dilindungi dan membuat anak-anak senang,” sambungnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Pihaknya juga telah menggelar pertunjukkan ini di berbagai kota di Indonesia, untuk terus mengampanyekan dan mengedukasi hewan langka yang dilindungi.

Diketahui, sejak akhir pekan lalu, PT WSI menggelar pertunjukan lumba-lumba di Komplek GOR Agus Salim, Padang. Meski sempat mendapat protes dari berbagai kalangan, namun Pemko Padang tetap memberikan izin pertunjukan lumba-lumba ke PT WSI.

Di Kota Padang, pertunjukan lumba-lumba berlangsung selama lebih kurang satu bulan. Sedangkan untuk jam pertunjukkan untuk Senin-Jumat pukul 11.00 WIB, 15.00 WIB, 17.00 WIB, dan 19.30 WIB. Sedangkan untuk Sabtu, Minggu dan hari libur pertunjukan dimulai jam 09.00 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB, 15.00 WIB, 17.00 WIB, dan 19.30 WIB.(agb)

LEAVE A REPLY