Beranda BERITA TERBARU AKBP Firdaus : Jangan Sepelekan Bahaya Narkoba

AKBP Firdaus : Jangan Sepelekan Bahaya Narkoba

588
0
BERBAGI

Payakumbuh -maklumatnews.net- Selangkah lagi, Pemerintah Kota Payakumbuh dan DPRD telah menunjukkan langkah dalam upaya merealisasikan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Lingkungan Kota Payakumbuh.

Dengan di sahkannya Peraturan Daerah (Perda) nomor 12 tahun 2017 tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya adalah bentuk bukti keseriusan dari pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi masalah narkoba didampingi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Payakumbuh.

Hal ini disebut oleh Kepala BNN Kota Payakumbuh, AKBP Firdaus ZN, S.Pd, M.Si ketika ditemui maklumatnews.net di kantor BNN Kota Payakumbuh baru baru ini.

Firdaus Berharap semoga masyarakat ikut peduli dengan membantu aparat dalam mengkampanyekan permasalahan narkoba, mengingat betapa pentingnya bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap bahaya narkoba.

“Permasalahan narkoba jangan dianggap sepele saja, ini bahaya, efeknya bisa merusak kesehatan dan pemikiran, bahkan dalam jangka panjang bisa memutus estafet kepemimpinan bangsa kita, kalau sudah habis generasi kita di lahap narkoba, siapa lagi yang akan menjadi tokoh-tokoh penting?, siapa lagi yang akan menjadi pemimpin kalau bukan anak-anak kita, bangsa kita,” ungkap firdaus.

“Ketika anggota keluarga kita di sakiti bahkan hanya goresan kecil saja kita langsung menuntut pelaku, nah ini pelaku narkoba malah meracuni anak kita loh, apa kita mau diam saja dan menyaksikan mereka mati perlahan-lahan?. Lebih parah lagi malah sekarang anak-anak sekolah dasar yang mengkonsumsi obat-obatan terlarang, ini sudah keterlaluan,” terang Firdaus.

Firdaus juga menambahkan agar masyarakat ikut serta mendorong para pecandu dan korban penyalahgunaan untuk direhabilitasi di IPWL atau Klinik Pratama BNN supaya bisa di pulihkan.

“Mereka yang datang dengan kesadaran sendiri untuk direhabilitasi dijamin oleh Undang-Undang, tidak dipidana, tidak dipenjara, dan tidak dikenakan biaya. Kalau masih ada yang bilang ribet datang ke BNN itu semua tidak benar, setidaknya cobalah untuk sekali saja datang kesini dahulu biar tau bagaimana prosesnya,” ujar Firdaus.

“Dan kami mengharapkan bantuan dari seluruh masyarakat untuk melaporkan kepada aparat hukum kalau ada transaksi ilegal di lingkungan tempat tinggalnya, jangan diam saja, saksi juga dilindungi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang terdapat di dalam Pasal 100,” tutup Firdaus. (FS)

LEAVE A REPLY