Beranda PARIWARA Bank Nagari Melalui Unit Usaha Syariah Raih Penghargaan Bergengsi Dalam Islamic Finance...

Bank Nagari Melalui Unit Usaha Syariah Raih Penghargaan Bergengsi Dalam Islamic Finance Award (IFA) 2016

545
0
BERBAGI

MAKLUMATNEWS.NET (PADANG)- PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar atau Bank Nagari melalui unit usaha syariahnya meraih penghargaan bergengsi dalam Islamic Finance Award (IFA) 2016, Rabu (25/5) malam di Jakarta. Bank Milik Sumbar itu mendapatkannya untuk kategori “The Most Profitable Sharia Unit”
untuk bank yang beraset di bawah Rp. 1,5 triliun.

Penghargaan ini untuk kesekian kalinya di terima oleh bank nagari, setelah di langsungkan selama 12 kali di Indonesia. Sebagai Inisator dari program tahunan ini, Karim Consulting memberikan penghargaan kepada para perusahaan jasa keuangan yang berbasis syariah di Indonesia.
Penghargaan langsung di terima Direktur Pemasaran dan Syariah Bank Nagari Hendri, bersama Pemimpin divisi Usaha Syariah Bank Nagari Devvyzal. Hendri menyebut, penghargaan ini berdasarkan audit terakhir laporan keuangan periode 2014 dan 2015. Dari laporan itulah, Bank nagari
dinilai layak mendapatkan penghargaan IFA 2016.

“Pertama adalah pertumbuhan DPK (dana pihak ketiga) yang baik dan pertumbuhan pembiayaan syariah. selanjutnya tingkat efisiensi BOPO (biaya operasional dan pendapatan operasional), tingkat prudent NPF (non performing financing / kredit bermasalah) dan tingkat profotabilitas
baik ROA dan ROE”, kata Hendri.-_160425180935-244

Devvyzal menambahkan, penghargaan itu didapatkan dalam rangka the 12th Islamic Finance Award 2016 yang diadakan oleh karim Business Consulting. Unit Usaha Syariah Bank Nagari memperoleh 1th Rank the most profitable untuk kategori syariah unit dengan aset di bawah Rp. 1,5 Triliun.

“Penghargaan ini sebagai bukti kerja keras kita di Bank Nagari, utamanya di unit syariah. tentunya ini adalah sebuah prestasi untuk kita semua. kami berterima kasih kepada semua karyawan / karyawati, nasabah, dan seluruh masyarakat Sumatera barat,” Kata Devvyzal.

Sementara itu menurut Adiwarman A Karim, pendiri Karim Consulting Indonesia, ajang penghargaan tersebut dalam rangka sebagai show case industri keuangan syariah di Indonesia. selain itu, sebagai upaya dan langkah dalam menggairahkan lembaga keuangan berbasis syariah.

“Perkembangan lembaga keungan syariah di Indonesia yang semakin pesat, baik pertumbuhan secara organik (jumlah lembaga), produk yang makin beragam dan inovatif, kinerja keuangan yang cepat, serta layanan yang terus membaik, mendorong Karim Consulting memberikan apresiasi
dengan menyelenggarakan IFAC setiap tahunnya,” katanya.

Penghargaan tersebut diraih berdasarkan penilaian atas laporan keuangan audited periode 31 Desember 2014 hingga 31 Desember 2015. kriteria penilaian meliputi pertumbuhan pangsa pasar dana pihak ketiga (DPK), pertumbuhan pangsa pasar pembiayaan, tingkat efisiensi (BOPO), kualitas
pembiayaan (NPF), serta tingkat profatibilitas (ROA, ROE). advedtorial

LEAVE A REPLY