Beranda BERITA TERBARU Bantahan Anggota DPRD Provinsi Sumbar Supardi Ikut Dalam Program Rehab Rumah Ade...

Bantahan Anggota DPRD Provinsi Sumbar Supardi Ikut Dalam Program Rehab Rumah Ade Rizki

746
0
BERBAGI

Limapuluh Kota –maklumatnews.net Mengenai namanya diseret-seret dalam program Rehab Rumah Tidak Layak Huni yang sedang heboh dibicarakan masyarakat di Kabupaten Limapuluh Kota, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Partai Gerindra Supardi akhirnya buka suara.

Kepada wartawan, via telepon selulernya Rabu (3/4) Supardi mengaku tidak tahu-menahu dan tidak terlibat di pokir anggota DPR RI Ade Rezki Pratama.

“Secara pribadi, saya tidak tahu kegiatan itu. Selama jadi anggota dewan baik di Kota Payakumbuh maupun Provinsi Sumbar tidak pernah mengurus bedah rumah. Jelas ini pembohongan dan penggiringan opini bersifat fitnah yang dilakukan oleh Wabup,” kata Supardi ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (03/04/2019).

“Kalaupun program pokir Ade, tidak hanya di tahun 2019 saja. Pada tahun 2018 lalu sudah banyak rumah masyarakat Limapuluh Kota sudah direhab lewat pokir Ade, tapi saya tidak terlibat didalamnya” ujar Supardi menegaskan.

Bahkan dirinya mengaku baru tahu ada program bedah rumah ini di Kenagarian Ampalu setelah wartawan mengkonfirmasikan perihal ini kepada dirinya.

“Ini saja saya baru tahu dari anda. Kok bisa saja nama saya disebut-sebut ditengah masyarakat soal bantuan bedah rumah disana. Lagian saya tidak pernah ke Jorong Mangunai itu,” katanya

Mengenai pernyataan yang dilontarkan oleh Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan, Supardi menganggap Wakil Bupati Limapuluh Kota kalau ndak tidak ada kerja, dikantor saja mending diam, jangan turun kelapangan.

“Harusnya ngomong dulu sama OPD yang bersangkutan, program seperti ini kan dibawah kementerian dan bermarkas di Padang,” ujarnya.

Supardi sangat yakin bahwa ada oknum maupun pihak yang mencoba memfitnah dirinya. Jika hal ini dirasa akan merugikan secara pribadi maupun kelompok, dirinya tidak akan segan memproses oknum tersebut ke proses hukum.

“Ini 100 persen fitnah. Ada oknum yang mencoba memfitnah saya. Nanti akan saya telusuri siapa dibalik fitnah ini,” ucapnya.

Supardi juga mengatakan Wakil Bupati harus paham, konfirmasi ke Virmadona atau ke dinas terlebih dahulu.

Sebelumnya, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan meradang setelah mendapatkan laporan adanya masyarakat yang membongkar rumahnya sendiri karena mendapat janji bedah rumah dari Caleg Incumbent. Janji ini ditenggarai program RTLH kementerian PU yang sekarang sedang berlangsung secara nasional. Pasalnya, bantuan yang akan diterima berjumlah Rp 17.5 juta dan skenario pengurusannya persis sama.

“Ini namanya mencoba nangkring di program pemerintah. Tapi Limapuluh Kota tidak ada program ini dan sekarang janji sudah diberikan kemasyarakat. Ditambah lagi, ada dua warga yang sudah membongkar rumahnya sendiri. Kalau sudah seperti ini, siapa yang bertanggung jawab?,” jelas Wabup. (FS)

LEAVE A REPLY