Beranda BERITA TERBARU Banyak Inovasi Layanan Publik, Disdukcapil Se Riau Studi Banding Ke Payakumbuh

Banyak Inovasi Layanan Publik, Disdukcapil Se Riau Studi Banding Ke Payakumbuh

396
0
BERBAGI

Payakumbuh -maklumatmews.net- Pemerintah Kota Payakumbuh dibawah kepemimpinan Walikota Riza Falepi dan Wakil Walikota Erwin Yunaz kembali menjadi sasaran studi banding pemerintah daerah lain baik didalam maupun diluar provinsi.

Terbaru, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Riau bersama Forum Komunikasi (Forkasi) Disdukcapil Kota/Kabupaten Se-Provinsi Riau menyambangi Dinas Dukcapil Kota Payakumbuh pada Sabtu (29/6).

Rombongan dipimpin Ketua Forkasi Disdukcapil se-Provinsi Riau, Suardi, SY yang juga menjabat sebagai Kadis Dukcapil Kota Dumai. Turut mendampingi, Kadisdukcapil Kota Pekanbaru Irma Novrita dan Dwi Setiawati, Kabid Fasilitasi Pendaftaran Penduduk dan Capil Provinsi Riau.

Bersama mereka turut hadir Kadis Dukcapil dari 12 kabupaten/kota lain di Provinsi Riau, diantaranya dari Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Kampar, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Kuantan Singgingi, Kabupaten Meranti, Kabupaten Rokan Hulu, dan Kabupaten Siak.

Rombongan disambut Kepala Dinas Dukcapil Kota Payakumbuh diwakili Sekretaris Dinas Devi Yanti dan jajaran Kabid di Dinas Dukcapil Kota Payakumbuh. Turut mendampingi Kabid Kehumasan Diskominfo, Irwan Suwandi.

Dalam sambutan selamat datangnya, Kadis Dukcapil Kota Payakumbuh di ruang rapat Disdukcapil Kota Payakumbuh menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan para pejabat Dukcapil se-Provinsi Riau.

“Suatu kehormatan bagi kami mendapat kunjungan dari bapak ibu para kepala dinas Dukcapil Pemprov, Pemkab dan Pemko se Provinsi Riau. Mohon maaf, pimpinan dan Kepala Dinas berhalangan hadir karena sedang cuti keluar daerah,” ujar Sekretaris Dukcapil Kota Payakumbuh Devi Yanti.

Devi lalu menjelaskan berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh Dinas Dukcapil Kota Payakumbuh. Inovasi tersebut bahkan diganjar beberapa penghargaan baik dari kementerian ataupun lembaga di tingkat pusat maupun provinsi.

“Alhamdulillah, Dinas Dukcapil menjadi Dinas Paling Inovatif dijajaran Pemko Payakumbuh pada tahun 2018 dan memperoleh Reward dari Bapak Walikota. Kita juga memperoleh penghargaan sebagai unit penyelenggara pelayanan publik kategori sangat baik dari KemenpanRB serta prediket Kepatuhan Tinggi dari perwakilan Ombudsman RI Wilayah Sumatera Barat dengan skor sempurna yaitu 100,” ungkap Devi Yanti.

Dijelaskan Devi, dibawah kepemimpinan Yunida Fatwa, Dinas Dukcapil Kota Payakumbuh telah banyak melahirkan inovasi pelayanan. Diantaranya, Layanan Sini Kakek Seleb (Siap Nikah Kartu Keluargaku Selesai dibuat), Puber Anak Milenia (Pulang Bersalin Anak Mendapat Akta Lahir Anak dan Identitas Anak) dan Si Cece Urus Kakekku (Siap Cerai Cepat Urus Kartu Keluarga Ku).

Kemudian, layanan Pelakor Tua dan Disabilitas (Pelayanan KTP-el orang tua dan Disabilitas), Sore UAS (Sosialisasi – Rekam KTP-el Anak Sekolah), Sore JK (Sosialisasi – Rekam KTP-el Jemput Berkas Akta), Program Pelayanan Hari Libur (Sabtu-Minggu), Program Payakumbuh Takziah, Program Gesit Kejar Daku “Bang”, Program Pelayanan Terintegrasi dan Program Percepatan Perekaman KTP-el (by name by adress).

“Kita bekerjasama dengan sejumlah stakeholder misalnya kantor KUA untuk layanan Sini Kakek Seleb dan Kader PKK serta Bidan Puskesmas Pembantu untuk layanan Puber Anak Milenia. Jadi begitu orang selesai menikah, kita bisa langsung memberi KK dan KTP baru dan kita beri KK dan Akta Kelahiran baru bagi keluarga dan anak yang baru lahir begitu selesai bersalin,” papar Devi Yanti.

Dikatakan, berbagai inovasi tersebut telah mampu memenuhi target kinerja Dinas Dukcapil baik yang dibebankan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Hal itu juga ditunjang adanya kebijakan anggaran yang mampu mendorong tercapainya target.

“Alhamdulillah target kinerja kita bisa tercapai, seperti target perekaman diangka 96,75 persen, pencapaian akta kelahiran anak usia 0-18 tahun diangka 92,50 persen. Ini tak lepas dengan adanya kebijakan anggaran seperti jasa bagi kader yang bersedia mengurus akta melahiran anak dikelurahannya sebesar Rp.10 ribu/akta,” beber Devi.

Sementara Dwi Setiawati dari Disdukcapil Provinsi Riau mengucapkan terima kasih atas kesediaan Dukcapil Kota Payakumbuh menerima rombongan studi banding mereka. Dikatakan, dirinya salut dengan banyaknya inovasi pelayanan yang ditelurkan Disdukcapil Kota Payakumbuh.

“Alhamdulillah kami sudah diterima saat ini meski pada hari libur. Saya pribadi salut dengan Disdukcapil Kota Payakumbuh,karena saya cukup sering berinteraksi dengan Kadis Dukcapil Payakumbuh Ibu Yunida Fatwa dan sering bertanya, apa lagi perubahan dan inovasi yang Buk Yunida Fatwa lakukan biar kami adopsi,” ujar Dwi Setiawati.

Sementara Kadis Dukcapil Kota Pekanbaru, Irma Novrita mengaku bersyukur bisa langsung berkunjung dan melihat berbagai inovasi pelayanan di Disdukcapil Kota Payakumbuh.

“Luar biasa, banyak sekali inovasi yang dilakukan Dukcapil Kota Payakumbuh. Saking banyak inovasi, kami bingung juga mana yang mau diaplikasikan dulu,” ujar Irma sambil tersenyum.

Sementara Kadis Dukcapil Kabupaten Indragiri Hilir Ahmad tertarik mengetahui pos penganggaran untuk jasa kader yang membantu pencapaian target perekaman atau pencatatan kependudukan. Dikatakan, penganggaran tersebut mungkin bisa menekan praktek calo Adminduk yang cukup marak terjadi didaerahnya.

“Kami terus berjuang memerangi praktek calo didaerah kami yang jumlahnya sudah lumayan turun. Jika ada penganggaran khusus seperti di Payakumbuh sepertinya praktek calo tersebut bisa kita basmi,” pungkas Ahmad.

Dipenghujung acara, Irma Novrita mewakili rombongan dari Provinsi Riau menyerahkan cenderamata dan kenang-kenangan kepada Sekretaris Dinas Dukcapil Devi Yanti mewakili Pemko Payakumbuh. (Rel/FS)

LEAVE A REPLY