Beranda BERITA TERBARU Begini Rasanya Jalan-jalan ke Luar Angkasa Menurut Mantan Astronaut

Begini Rasanya Jalan-jalan ke Luar Angkasa Menurut Mantan Astronaut

514
0
BERBAGI

MAKLUMATNEWS-Pergi Jalan-jalan ke kota atau negara lain rasanya sudah menjadi hal yang lazim dilakukan masyarakat modern zaman sekarang. Yang luar biasa adalah jalan-jalan ke luar angkasa seperti yang dilakukan para astronaut.

Pengalaman itulah yang ingin dibagikan oleh Marsha Ivins, mantan astronaut yang pernah lima kali pulang pergi Bumi-luar angkasa. Dilansir Wired, Ivins mengaku pengalaman meninggalkan planet kampung halaman kita terasa sangat emosional.

“Anda melihat ke bawah dan menyadari satu hal, Anda tak di sana lagi. Menakjubkan,” kata Ivins.

Ivins kemudian mengajak kita untuk sejenak membayangkan bagaimana rasanya menjadi astronaut yang akan berangkat ke luar angkasa mengendarai roket.

“Anda terikat bagaikan sekantung kentang sementara sistem penerbangan melakukan cek untuk peluncuran roket,” kata Ivins mengenang pengalamannya.

Menurutnya, kebanyakan astronaut memutuskan untuk tidur saat duduk sambil menunggu waktu peluncuran tiba. Tapi bagi Ivins duduk di atas 3 juta bahan peledak untuk bisa masuk ke atmosfer Bumi bukanlah satu-satunya keseruan dari perjalanan ke luar angkasa.

Begitu memasuki orbit Bumi, tubuh manusia akan langsung merasakan efek dari gravitasi nol yang membuat tubuh bisa melayang tanpa beban. Ada beberapa efek dari gravitasi nol pada tubuh kita, yaitu cairan di tubuh naik semuanya ke arah otak dan tinggi tubuh akan bertambah beberapa inci.

“Oh keren, aku akan tambah tinggi,” pikir Ivins kala itu, tak sadar anggota timnya juga akan mengalami hal yang sama.

Meski terlihat menyenangkan bisa melayang-layang tanpa beban di gravitasi nol, ternyata lingkungan itu memiliki efek negatif bagi tubuh.

Mulai dari sakit kepala, hilangnya nafsu makan, hingga hilang orientasi akan dirasakan saat tubuh berada dalam lingkungan gravitasi nol itu. Tetapi menurut Ivins, tubuh Anda biasanya akan langsung beradaptasi dalam beberapa hari. Bahkan, nafsu makan pun akan kembali muncul dan membuat perut para astronaut keroncongan. Kendati demikian Ivin mengaku dirinya tak terlalu banyak makan saat di perjalanan ke luar angkasa.

“Makanan akan terasa berbeda di luar angkasa. Jadi meski saya membawa cokelat yang sangat enak sekalipun rasanya akan seperti lilin,” katanya.

Karena ada perubahan pada indra perasa dan tidak memungkinkannya untuk memasak di atas sana, NASA harus menyiapkan makanan khusus bagi para astronaut. Biasanya makanan itu dalam bentuk bahan makanan yang telah dibekukan atau dikeringkan dan dibungkus dalam kemasan yang kedap udara.

Para astronaut hanya perlu menghangatkan atau menambahkan air pada makanan khusus yang mirip dengan ransum militer itu.

“Tidak ada makanan segar, jadi sebelum berangkat kami biasanya makan makanan segar seperti buah-buahan,” kata Ivins.

Selain soal perut ada satu hal lagi yang harus diketahui oleh mereka yang bercita-cita ke luar angkasa, yaitu soal tidur.

Menurut Ivins tidur di lingkungan gravitasi nol adalah salah satu pengalaman yang unik di luar angkasa. Para astronaut harus menggunakan kantong tidur yang telah diikatkan pada dinding agar mereka tidak melayang tanpa arah saat tidur.

“Terkadang saat bangun di pagi hari Anda bisa kaget saat melihat tangan Anda sendiri melayang di depan muka,” ujar Ivins.

Tetapi selain pengalamannya atas kejadian-kejadian unik tersebut, menurut Ivins hal yang paling menakjubkan di luar angkasa adalah suasananya yang sangat menenangkan.

Ia menambahkan bahwa dari pengalaman yang ia rasakan, pergi ke luar angkasa membuatnya seperti jauh dari masalah kehidupan sehari-hari yang ada di Bumi.

“Saya seperti dibebaskan dari Bumi. Tapi semua masalah sehari-hari itu langsung datang lagi saat mendarat di Bumi,” kata Ivins.

Ivins pun menjelaskan bahwa setelah kembali ke Bumi ada tantangan baru yang para astronaut hadapi, yaitu gravitasi.

“Keseimbangan dirimu hilang dan Anda harus mempelajari kembali bagaimana cara untuk bergerak di lingkungan dengan gravitasi,” kata Ivins.

Menurut astronaut veteran itu, perjalanan ke luar angkasa sangat seru, mengerikan, dan tidak bisa dideskripsikan dengan kata-kata. Ia pun mengaku tidak akan melewatkan kesempatan untuk kembali ke luar angkasa.

(Sumber : kumparan)

LEAVE A REPLY