Beranda BERITA TERBARU Bejat, Pelaku Pembunuh Gadis Suayan Sempat Perkosa Korban Setelah Membenturkan Kepala Korban

Bejat, Pelaku Pembunuh Gadis Suayan Sempat Perkosa Korban Setelah Membenturkan Kepala Korban

2313
0
BERBAGI

Payakumbuh -maklumatnews.net- Setelah seminggu berlalu, misteri kasus seorang wanita muda bernama Indah Pertama Sari (21) warga asal Jorong Suayan Tinggi, Nagari Suayan, yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di semak belukar kawasan Situjuh Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Tim Opsnal Reskrim Polres Payakumbuh berhasil mengungkap misteri kematian korban yang menggemparkan warga Luak Limopuluah.

Dari hasil keterangan yang diperoleh media melalui konferensi pers Polres Payakumbuh, Kamis (17/12) di Mapolres setempat. Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira melalui Kasatrekrim AKP M Rosidi mengungkapkan penyebab Indah yang ditemukan tewas dengan tubuh penuh luka di kawasan Situjuh Batua, pada 9 Desember 2020 kemarin.

“Korban diduga merupakan korban pembunuhan dan pemerkosaan, TKPnya di Situjuh Batua,” kata Rosidi.

Rosidi juga mengungkapkan jika pelaku yang menghabisi nyawa korban telah berhasil diringkus dan ditangkap polisi dan saat ini sudah berada di Mapolres Payakumbuh, sambungnya.

Pelaku berinisial AM (19), warga Koto Baru, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar ini, dan sebelumnya pernah bekerja disebuah rumah makan di Payakumbuh itu ditangkap pada Rabu (16/12) sore di sebuah rumah makan di kawasan Kota Wisata Bukittinggi. Dirinya dibekuk polisi setelah sempat kabur melarikan diri usai menghabisi nyawa korbannya dengan sadis.

Menurut pengakuan pelaku, motif menghabisi korban yang merupakan wanita yang bekerja disebuah Pabrik Roti di Kawasan Pulutan itu adalah karena pelaku kesal terhadap korban yang menolak ajakan pelaku untuk bermesraan (berhubungan badan). Pelaku dan korban sepertinya memiliki hubungan spesial, karena awal mula pelaku mengenal korban di sosial media, lalu berlanjut saling berkomunikasi baik melalui massanger dan telepon.

Sebelum kejadian di hari naas itu terjadi, antara pelaku dan korban sudah bersepakat saling bertemu untuk pertama kalinya. Saat mereka bertemu itulah pelaku sempat mengajak korban jalan-jalan dan pergi makan. Selanjutnya mereka pergi ke kawasan Bumbuang Situjuah Batua menuju sebuah pondok di tengah perkebunan.

Saat berduaan di sebuah pondok kawasan Bumbuang Situjuah Batua sekira pukul 21.00 WIB malam itulah pelaku mengajak korban untuk memenuhi hasratnya untuk bermesraan. Namun, saat itu korban menolak menuruti keinginan dari pelaku, sehingga pelaku kesal. Selanjutnya pelaku dengan paksa mencoba mendekap dan berusaha mengerayangi tubuh dan membuka pakaian bawah korban.

Korban terus menolak dan melakukan perlawanan. Saat korban meronta-ronta mencoba melepaskan diri, membuat pelaku makin kalap. Disitulah pelaku membenturkan kepala korban berulang kali di lantai palanta pondok tersebut, sehingga membuat korban kritis dan tak berdaya.

Dalam kondisi tak lagi bisa melakukan perlawanan, pelaku dengan leluasa melakukan perbuatan bejatnya, memperkosa korban yang hampir sekarat itu.

Seperti diberitakan berbagai media, sebelumnya pada Rabu, 9 Desember 2020 pagi hari sekira pukul 07.15 WIB, warga Bumbung, Nagari Situjuh Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat wanita muda di semak belukar. Awalnya disebutkan salah seorang warga yang hendak berniat ingin pergi menuju ke TPS lokasi pencoblosan Pilkada di kawasan Nagari Situjuah Batua, karena penasaran melihat adanya ceceran darah di jalanan yang dilaluinya, spontan saja temuan tersebut dalam waktu singkat membuat warga sekitar serta pihak kepolisian dan TNI ikut datang ke TKP.  (FS)

LEAVE A REPLY