Beranda BERITA TERBARU Berbagai Masalah Saat Ini Harus Dituntaskan Persoalan Utamanya

Berbagai Masalah Saat Ini Harus Dituntaskan Persoalan Utamanya

362
0
BERBAGI

JAKARTA-maklumatnews.net

Kompleksitas permasalahan yang mengemuka akhir-akhir ini harus dilokalisir pada persoalan pokoknya, dan jangan dibiarkan melebar.

Adapun persoalan pokoknya adalah kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

‎Ketua Komisi III DPR RI‎ Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan,‎ tantangan bersama pasca demonstrasi aksi ‘Bela Islam II’ Jumat 4 November 2016 adalah memulihkan kondusifitas.

Menurut dia, suasana sekarang ini dirasakan tidak nyaman karena berbagai elemen masyarakat terlibat dalam aksi saling tuduh dan saling lapor. Diakuinya, situasi seperti itu hendaknya tidak dibiarkan berlarut-larut.

“Kompleksitas permasalahan yang mengemuka akhir-akhir ini harus dilokalisir pada persoalan pokoknya, dan jangan dibiarkan melebar,” kata Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/11/2016).

Dia menambahkan, masalah yang dihadapi pemerintah, penegak hukum, dan masyarakat saat ini terbilang sangat kompleks.

“Ada kasus penistaan agama, yang kemudian dikaitkan dengan adanya pihak yang mendanai demo 4.11 serta aktor politik yang menunggangi rusuh pascademo 4.11 itu,” paparnya.

Dirinya menuturkan, kompleksitas permasalahan semakin tidak terhindarkan karena pada kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Ahok, tak jarang dikaitkan dengan agenda pemilihan gubernur pada Februari 2017 mendatang.

Maka lanjut dia, setelah demo 4.11, Mabes Polri pun kebanjiran laporan karena sejumlah elemen masyarakat terlibat saling tuduh. “Kecenderungan itu membuat suasana tidak kondusif,” tuturnya.

Karena itu menurut Bamsoet, semua pihak yang berkepentingan diharapkan mau menahan diri dan proporsional dalam menyikapi setiap perkembangan masalah.

Selain itu ujar dia, pemerintah dan penegak hukum, Polri khususnya, diharapkan arif dan bijaksana dalam mengelola persoalan yang menjadi perhatian masyarakat saat ini.

“Semakin cepat persoalan-persoalan itu diselesaikan melalui musyawarah mufakat akan jauh lebih baik,” tuturnya.

Sebab sambung dia, akhir-akhir ini masyarakat melihat bahwa terlalu banyak energi nasional yang terkuras untuk menyelesaikan persoalan yang sebenarnya relatif sederhana.

“Akan tetapi, entah mengapa, yang terlihat di permukaan adalah persoalan yang justru makin kompleks,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, masyarakat dan Polri sudah menghadapi masalah yang kompleks terkait kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Ahok.

“Kompleksitas permasalahan terasa semakin menjadi-jadi karena masyarakat harus menduga-duga aktor politik yang dituding menunggangi rusuh pasca demo 4.11,” pungkas politikus Partai Golkar ini.‎

sindonews
(maf)

LEAVE A REPLY