Beranda BERITA TERBARU DIDUGA KURANGNYA PENGAWASAN DINAS KOPERINDAG AGAM, MASYARAKAT MENGELUH DAPATKAN ELPIJI  3 KG/Rp...

DIDUGA KURANGNYA PENGAWASAN DINAS KOPERINDAG AGAM, MASYARAKAT MENGELUH DAPATKAN ELPIJI  3 KG/Rp 30.000

510
0
BERBAGI

Agam-Maklumatnews.net-Bagaimanapun aturan yang dibuat tanpa pengawasan yang benar dari pihak terkait tetap tidak akan terealisasi.

Kelangkaan Elpiji subsidi 3 kg membuat kegaduhan dikalangan masyarakat menengah kebawah. Harga yang tidak stabil serta mendapatkan elpiji tersebut tergolong susah.

Pangkalan yang telah di tunjuk oleh dinas terkait seperti bermain untuk menaikan harga, sehingga para pedagang terpaksa menaikkan harga untuk mendapatkan keuntungan.

Dari hasil investigasi kebeberapa pelosok keluhan pedagang elpiji 3 kg antara lain. Pedagang sulit untuk mendapatkan elpiji 3kg, dikarenakan para pemilik pangkalan menjual pada pedangang luar daerah demi mendapatkan keuntungan lebih.

Polo salah seorang pedagang menyampaikan keluhannya terkait kesulitan mendapatkan elpiji 3 kg. Setiap kita datang kepangkalan, pihak pangkalan tetap mengatakan, elpiji belum datang. Sehingga kami rela menunggu kapan datangnya elpiji tersebut.

Lantas adakah pengawasan Dinas koperindag Agam, terhadap pangkalan? 

Lanjutnya, karena kondisi kelangkaan elpiji 3 kg, bukan hitungan bulan, pada 2018 kemaren sudah jadi pemasalahan di Kabupaten Agam khusus Kecamatan Lubuk Basung. Akankah Dinas terkait berdiam diri, dan hanya menerima laporan dari petugas lapangan dan pangkalan, diatas kertas?. Sementara kondisi masyarakat tidak di ketahui sama sekali?. Imbuhnya.

Sementara itu ketua LSM Garuda Nusantara Sumbar Bj Rahmad angkat bicara terkait kelangkaan elpiji 3 kg yang menjadi serius di tengah-tengah masyarakat. Pihaknya akan segera mengecek kebeberapa pangkalan.

Jika memang benar terbukti kelangkaan dan harga tidak stabil akibat adanya pangkakalan yang menjual elpiji tersebut ke luar daerah. Akan membuat laporan resmi ke dinas terkait dan penegak hukum, ucapnya dengan tegas.(Z2)

LEAVE A REPLY