Beranda BERITA TERBARU Dispora Dinilai Tidak Profesional

Dispora Dinilai Tidak Profesional

544
0
BERBAGI

Padang (Maklumat News Net)– Pekan olahraga provinsi Sumbar (Porprov) XIV, Dispora Padang dinilai tidak profesional serta tidak berpedoman pada azas manfaat. Dikuawatirkan, ada celah beberapa cabang olahraga (cabor) yang tidak akan dapat dilaksanakan pada Porprov Sumbar nanti, tapi anggarannya sudah dialokasikan dalam APBD kota Padang.Jika hal itu terjadi, otomatis anggaran itu akan mengendap sehingga dapat merugikan masyarakat kota Padang.

 

Didalam buku Rencana Kerja Anggaran (RKA) Dispora Kota Padang Anggaran tahun 2016, peningkatan sarana dan prasarana Olah Raga .dalam kegiatan pengadaan peralatan olah raga Porprov Sumbar XIV, belanja modal peralata olah raga berkuda, dialokasikan dana sebesar Pr 150.000.000,00 .

 

Kegiatan ini tidak dapat terlaksana dikarenakan, tidak adanya sarana arena pacuan kuda di daerah Kota Padang, seharusnya Dispora tidak perlu membuat kegiatan pengadaan peralatan pacuan kuda, di Rencana Kerja Anggaran.

 

Rencana ini, terungkap sewaktu media ini melakukan konfermasi langsung kepada Kepala Dispora Kota Padang ,Suardi Jum’at(22/1)  diruang kerjanya, koplek kawasan GOR H. Agus Salim Padang.

 

 

Seperti dikatakan Suardi, “Di Kota Padang untuk Arena pacu kuda tidak ada. Walaupun begitu teruntuk cabang olahraga (cabor) berkuda pada Porprov  ke XIVSumbar sudah dialokasikan dalam DIPA Dispora Kota Padang  sebesar Rp150.000.000,00 .

Tambahnya, “Dasar diajukan cabor berkuda ini karena adanya proposal yang masuk ke Dispora Padang. Terkait itu, maka pihaknya akan melakukan koordinasikan dengan KONI dan Dispora Sumbar”.

“Apabila cabor pacu kuda  ini tidak dapat terlaksana, maka dana yang sudah dialokasikan akan dipulangkan ke kas daerah,”ucap Suardi dengan nada enteng.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris LSM GARUDA-RI Eklitoti, B.Ac menilai” Dispora kota Padang tidak profesional dan tidak berpihak kepada kepentingan publik. Dana yang seharusnya bisa digunakan untuk kegiatan lain malah mengendap sehingga merugikan masyarakat Padang,” terangnya.

Parahnya lagi, usulan kegiatan yang diajukan Dispora Padang ini malah lolos dari pantauan TAPD dan DPRD Padang. “Bagaimana cabor pacu kuda dapat disetujui, sementara arena pacuan kuda di Padang tidak ada, ini cukup aneh”, kata Eklitoti, B.Ac Aktivis LSM GARUDA-RI  bingung.

Menurutnya Eklitoti, B.Ac, masih banyak SKPD/Dinas yang membutuhkan dana tersebut untuk kegiatan yang berguna dan bermanfaat. Dan terkesan, kegiatan ini dipaksakan untuk tujuan tertentu.

Khususnya untuk permasalahan ini, kita akan melakukan klarifikasi guna mendapatkan penjelasan secara rinci dasar di loloskannya anggaran tersebut.

“Kita ingin tahu sejauh mana persiapan Porprov sekarang, dan dimana akan dilaksanakan kegiatan cabor berkuda ini”, kata sekretaris LSM GARUDA-RI, Eklitoti, B.Ac penasaran.(LN)

LEAVE A REPLY