Beranda KOTA PADANG DUGAAN PEKERJAAN PROYEK MILYARAN RUPIAH, JALAN LINGKUNGAN TAK SESUAI SPEK

DUGAAN PEKERJAAN PROYEK MILYARAN RUPIAH, JALAN LINGKUNGAN TAK SESUAI SPEK

569
0
BERBAGI

Padang Timur-Maklumat News–Pekerjaan proyek jalan lingkung (jaling) amburadul,hal ini lantaran pengawasan seperti konsultan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengembangan Kawasan Pemukiman tidak berfungsi dengan baik, hal ini terjadi proyek pekerjaan yang berada dikawasan Jati Sawahan Timur, Parak Gadang, Kubu Dalam di kecamatan Padang Timur Kota Padang rekanan PT. Rimbo Peraduan tidak sesui dengan Rencana Anggaran (RAB) dan spesifikasi.

Jalan lingkung dikerjakan asal jadi, seperti corannya yang retak-retak dan jalannya ada yang kecil dan ada lebar dan ada pula setelah dipasang kayu batasnya, karena mau hemat biaya dibongkar lagi, tapi cor an yang retak tidak mau dibongkarnya hanya di tempel saja, sedangkan cor-an yang retak-retak itu disebabkan pekerjaannya asal jadi kata salah seorang warga sewaktu diwawancarai oleh wartawan di rumahnya.

Proyek Pembangunan jalan lingkung bukan menguntungkan rakyat melainkan merugikannya, karena yang retak-retak itu bisa mengakibatkan jalan akan berlobang dan bisa menjadi malapetaka bagi warga yang melewatinya, apabila anak-anak bermain sepeda di jalan lingkung nantinya bisa mengakibatkan kecelakaan,katanya.

Aktivis LSM, Gerakan Rakyat Peduli Amanat Republik Indonesia( GARUDA-RI ) Eklitoti, B.Ac, mengatakan, Proyek Pembangunan Jalan Lingkung yang dikerjakan PT Rimbo Paraduan yang di anggarkan APBN 2015 dengan menelan biaya Rp 18 M yang dikerjakan selama 180 hari kalender kalau banyak retak-retak bertanda kurangnya pengawasan konsultan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak bisa melaksanakan pekerjaannya dengan baik.

Waktu PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), Masnaidi, ST dengan dipanggil akrab Gomes, didatangi kekantornya yang sudah beberapa kali dihubungi, baru bisa janjian ketemuan langsung pada (5/1) kemaren diruangnya, Gomes telah menceritakan sistem kerja yang dilakoninya pada dinasnya.

Pak Gomes menyatakan “bahwa pekerjaannya sudah sesuai dengan spec, tapi pekerjaan saya banyak, nggak mungkin terawasi oleh saya, kemaren saja saya baru sampai dari Mentawai untuk melihat pekerjaan disana”.katanya menyakinkan wartawan.

Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Kawasan Permukiman dan Penataan Bangunan yang di jabat oleh Yoli Detra Asrar,ST, MT. Susah sekali dihubungi, sudah di Hp beberapa kali dan di SMS ke nomor ini 081266262** Hpnya aktif tapi ibuk Yoli tidak mau angkat Hpnya, entah kenapa, ini yang menjadi tanda tanya besar, juga SMS tidak dibalas……mungkin ada sesuatu dibalik semua ini, (MN)

LEAVE A REPLY