Beranda BERITA TERBARU DUGAAN PUNGLI DI SEKOLAH DASAR

DUGAAN PUNGLI DI SEKOLAH DASAR

871
0
BERBAGI

PADANG-maklumatnews.net–Dunia pendidikan kembali ternoda oleh oknum guru yang tidak bertanggung jawab yang hanya memikirkan celah untuk merauk keuntungan pribadi.Seperti yang terjadi di SD Negeri 16 Surau Gadang Nanggalo Padang,diduga kuat ada pungutan liar(pungli) dilakukan kepala sekolah (Hernita SPd.MM-red) terhadap siswanya. Modusnya dengan menjual buku paket atau lembaran kerja siswa (LKS) dengan harga yang terbilang fantastis didunia pendidikan apalagi levelnya Sekolah Dasar.

Kasus ini terungkap setelah beberapa wali murid yang anaknya menuntut ilmu disekolah itu mengeluhkan atas sikap oknum guru yang mengajar disana.Salah seorang wali murid yang tidak mau namanya disebutkan mengatakan”memang benar ada pungli disekolah ini, modusnya adalah dengan menjual buku LKS terhadap murid yang harganya tidak pantas untuk sekolah dasar apalagi ini sekolah negeri”jelasnya sembari memperlihatan satu buku LKS itu.

Saat maklumatnews.net mengkonfirmasikan perihal tersebut kepada Hernita SPd.MM selaku Kepala SD Negeri 16 Surau Gadang Nanggalo ini pada (21/02) mengatakan”semua  informasi tidak benar,saya tidak pernah menjual buku LKS kepada murid dengan harga sebesar itu”jawabnya sembari melanjutkan pekerjaanya.

Pada hari yang sama sebelumnya maklumatnews.net telah mengkonfirmasikan tentang dugaan pungli ini kepada Syafrizon.SPd selaku Kepala  Urusan Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Nanggalo via seluler mengatakan”saya tidak tahu kalau ada pungli di SD Negeri 16 Nanggalo ini, saya akan memanggil kepala sekolahnya dan kami akan melakukan pembinaan kalau memang kepala sekolah itu melakukannya ”jelaskepala UPTD.

Ironisnya,lokasi sekolah dengan Kantor UPTD tidak jauh bahkan  bisa dibilang satu atap yang pasti kantor ini satu perkarangan.Tapi kepala UPTD tidak mengetahui ada pungutan liar (pungli )disekolah itu,sedangakan walimurid selalu perbincangkan masalah buku paket itu.

Dan yang lebih mengejutkan lagi,menurut informasi yang media dapat kedua Kepala ini adalah saudara dekat.Tapi saat media mengklarifikasi tentang hubungan saudara mereka, Keduanya memberikan jawaban yang berbeda, Syafrizon mengatakan tidak ada hubungan saudara dengan Hernita.Sementara itu Hernita membenarkan”kita sama-sama umat muslim memang bersaudara”teranganya.

Jikalau pungutan liar (pungli) ini benar adanya dilingkungan sekolah itu, ini sudah mengangkangi Undang-undang NO 20 Tahun 2003 tentang sistim pendidikan nasional, Pasal 9 ayat (1) Tentang Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan NO 44 Tahun 2012. Apabila Kepala UPTD dan Kepala SD Negeri16 Nanggalo ini  mengetahui adanya pungli disekolah itu tapi melakukan pembiaran terhadap pelakunya, ini jelas sudah melanggar Pasal 423 KUHP tentang penyalah gunaan wewenang dan jabatan dengan hukuman penjara maksimal 6 tahun.

Bagaimanakah tanggapan para penggiat pendidikan dan pelaku hukum terhadap aksi pungli yang ada disekolah itu?tunggu lanjutanya….(Rahman)

LEAVE A REPLY