Beranda BERITA TERBARU Erwin Yunaz Apresiasi Semangat Kurban Di Payakumbuh, “Semoga Tahun Depan Penyelenggara Pakai...

Erwin Yunaz Apresiasi Semangat Kurban Di Payakumbuh, “Semoga Tahun Depan Penyelenggara Pakai Box Peroboh Sapi”

82
0
BERBAGI

Payakumbuh -maklumatnews.net- Wakil Wali Kota Erwin Yunaz menyampaikan apresiasi kepada panitia kurban di Payakumbuh yang telah sukses dan penuh inovasi dalam melaksanakan iven keagamaan setahun sekali itu.

“Luar biasa semangat masyarakat kita berkurban walau dalam terpaan badai pandemi sekalipun, memang beribadah ini kita mencari berkah dari Allah SWT dimana yang berkurban mendapatkan pahala, yang menerima daging kurban pun mendapatkan kebahagiaan menyantap daging kurban bersama keluarga mereka, ada yang membuat sate, dendeng, sup, pastinya juga randang dong,” kata Erwin Yunaz mantap saat ditemui media di rumah dinasnya, Rabu (21/7) malam.

Selain itu, apresiasi lainnya disampaikan orang nomor dua di Kota Payakumbuh itu adalah dengan meningkatnya angka sembelih sapi jantan. Serta di beberapa tempat, panitia kurban juga telah berangsur-angsur beralih ke metode pemotongan modern, yakni dengan memakai restraining box atau alat peroboh sapi yang terbuat dari kayu maupun besi.

“Selama ini, restraining box ini hanya digunakan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Di tingkat masyarakat belum banyak penyelenggara penyembelihan hewan kurban yang memilikinya. Kita berharap kurban tahun depan seluruh pelaksanan kurban sudah memakai ini, manfaatnya banyak dan praktis,” kata Erwin.

Erwin menyampaikan rasa salut dengan penyelenggara kurban di Sungai Durian Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) yang membuat restraining box dari kayu, mereka menamainya “box star”, biaya pembuatannya lebih murah dari material besi. Inovasi ini bisa dicontoh oleh penyelenggara kurban lainnya bila masih terkendala dengan ketersediaan dana.

“Saya baca di berita, mereka memberdayakan tukang kayu lokal, ini merupakan bentuk kerjasama yang baik,” kata Erwin.

“Saya juga mendapatkan informasi kalau pelaksanaan kurban di salah satu kelurahan, yakni di Subarang Batuang Kecamatan Payakumbuh Barat yang juga sudah memakai restraining box dari besi,” tambahnya.

“Penyelenggaraan kurban juga harus memperhatikan aspek bagaimana pengolahan daging saat proses penyembelihan hingga sampai ke tangan penerima, jangan sampai hal-hal penting itu luput dari perhatian kita, semoga semangat kita dalam beribadah terus bergelora,” pungkasnya. (FS)

LEAVE A REPLY