Beranda BERITA TERBARU GORO WARGA 2 JORONG PABALUTAN – PANTI, BAHU MEMBAHU BUKA JALUR IRIGASI...

GORO WARGA 2 JORONG PABALUTAN – PANTI, BAHU MEMBAHU BUKA JALUR IRIGASI “SAISUAK”

322
0
BERBAGI

 

Tanah Datar, Maklumatnews.net

Air sebagai sumber kehidupan memang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya bagi manusia, tumbuh-tumbuhan pun sangat tergantung dengan ketersediaannya.

Dalam upaya memenuhi hal tersebut, ratusan warga 2 Jorong (Pabalutan dan Panti) laksanakan Goro pembukaan kembali tali bandar Gudang Sirah yang menghubungkan jalur irigasi nagari Padang Magek dengan alur bandar air sawah Pinang Aran Pabalutan sampai sawah Ngungun jorong Panti.

Hal itu terlihat pada pelaksanaan goro untuk kedua kalinya Rabu (28/10) dengan lokasi pintu air Gudang Sirah Lubuak Anau jorong Rambatan sampai jembatan Sungai Sibawang sepanjang lk 500 meter.

Syamsinir Dt. Alang Gumanti salah seorang pemuka masyarakat setempat ungkapkan ” jalur bandar irigasi ini sebetulnya sudah ada sejak maso “Saisuak” sebelum zaman kemerdekaan namun jalurnya agak berbeda dan telah pernah dialiri air beberapa tahun”.

“Namun beberapa tahun berikutnya alirannya terhenti karena pasokkan air dari bendungan Batang Bengkawas tidak mencukupi karena kebutuhan sawah di nagari Padang Magek sehingga tali bandar dibiarkan terbangkalai dan tidak terurus”.

Hardiful Dt. Rajo Alam juga membenarkan hal tersebut dan menambahkan, “Pada awal pembukaan tali bandar dari ┬ábendungan Galogandang, Padang Magek sampai ke Gudang Sirah dikerjakan secara gotong royong antara masyarakat Padang Magek dan warga Pabalutan Panti dengan perjanjian air akan dialirkan sampai ke sawah Pinang Aran dan sawah Ngungun”.

“Namun entah apa sebabnya perjanjian itu tidak bertahan lama sehingga tali bandar yang ada dari Gudang Sirah sampai Pinang Aran tidak berfungsi dan tertimbun rata, setelah diadakan kembali musyawarah didapat kesepakatan bahwa air bisa dialirkan kembali memakai sistim bergantian masa cocok tanamnya”, urai Dt. Rajo Alam.

Dalam dua kali pelaksanaan goro yang juga dihadiri Babinsa nagari Rambatan Kopda Mulyadi Tanjung, pintu air Gudang Sirah serta tali bandar baru dapat dibuka sepanjang lk 500 meter, namum untuk membenahinya  seperti pemasangan dinding serta lantai bandar membutuhkan biaya yang cukup besar.

“Kami berharap kerjasama dari seluruh komponen untuk saling bahu membahu antara warga, baik yang dikampuang serta diperantauan sehingga rencana ini dapat secepatnya diselesaikan”, pungkas Dt. Alang Gumanti yang diamini peserta goro. (N-05)

LEAVE A REPLY