Beranda BERITA TERBARU Heboh, Pelantikan Kepala Sekolah Baru SD N 21 Payakumbuh Menuai Protes

Heboh, Pelantikan Kepala Sekolah Baru SD N 21 Payakumbuh Menuai Protes

853
0
BERBAGI

Payakumbuh –maklumatnews.net Pasca pelantikan 33 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Guru oleh Kepemimpinan Riza Falepi – Erwin Yunaz Rabu (28/3) lalu di Aula Balai Kota Bukik Sibaluik menuai polemik terkait penempatan Kepala Sekolah Baru di Lingkungan Kota Payakumbuh.

Warga Sekolah SD N 21 Payakumbuh merasa dirugikan dengan adanya pelantikan Kepala Sekolah Baru SD N 21 Payakumbuh yang dilakukan Pemko Payakumbuh tersebut. Padahal jauh sebelum itu pihak sekolah telah bersepakat dan menggelar musyawarah guru, komite, dan wali murid untuk memilih guru yang mengajar di SD N 21 Payakumbuh sebagai pengganti Kepala Sekolah. Saat itu di jabat oleh Mesrawati, S.Pd, dan akan pensiun tepat 1 Mei 2018 mendatang.

Mesrawati S.Pd yang akan digantikan oleh kepala sekolah baru

Mesrawati ketika ditemui www.maklumatnews.net di ruang kerjanya Senin (2/4) menegaskan pihak sekolah serta wali murid sudah sesuai dan setuju untuk menunjuk Guru pengganti dan telah ditandatangani oleh seluruh warga sekolah.
“Semuanya sudah kita musyawarahkan dan telah ditandatangani juga oleh seluruh warga sekolah sebagai bentuk persetujuan untuk mengangkat Kepsek baru dan telah di sampaikan juga kepada Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh,” ujarnya.

Pasalnya pihak SD N 21 Payakumbuh juga telah membuat surat permohonan kepada walikota untuk pengusulan calon Kepala Sekolah pengganti.
“Ternyata belum habis 1 bulan Jabatan Kepala Sekolah SD N 21 Payakumbuh ini, sudah dilantik Kepala Sekolah pengganti baru pada rotasi ASN Rabu (28/3) lalu, tentu saja kita terkejut dan merasa tidak enak hati dengan rekan guru dan Komite Sekolah, padahal kita telah mempersiapkan persyaratannya sesuai prosedur,” ungkap Mesrawati menambahkan.

Meswardi Hendra, Komite SD N 21 Payakumbuh juga mengatakan pihaknya bersama warga sekolah telah menemui kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Drs. A.H Agustion di kantornya.
“Ketika ditanyakan kepada Agustion, beliau hanya menjawab tanggung jawab pelantikan sepenuhnya milik walikota Payakumbuh, karena yang mengeluarkan SK adalah Walikota Payakumbuh,” pungkasnya.

Warga sekolah SD N 21 Payakumbuh menuntut agar Pemko Payakumbuh segera menindaklanjuti masalah ini.
“Kami ingin semuanya diselesaikan secepatnya oleh Walikota, kalau seperti ini akan terjadi hal yang tidak mengenakkan dalam lingkungan warga SD N 21 Payakumbuh,” ungkap Meswardi.

Dilain sisi, kepala Dinas Pendidikan Payakumbuh Drs. A.H Agustion mengatakan usulan yang diajukan warga SD N 21 sah-sah saja dan tidak menyalahi aturan, dan Dinas Pendidikan sudah mengajukan usulan tersebut kepada atasan, tetapi tidak menduga pelantikan ASN dilaksanakan secepat itu.
“Siapapun bisa mengusulkan, namun usulan itu terlambat, kalaupun usulan tersebut pas pada waktunya, dinas pendidikan dan atasan juga memiliki pertimbangan dalam menyetujui usulan tersebut,” pungkasnya.

Agustion juga menambahkan sudah mengadakan pertemuan dengan komite SD N 21 sebanyak 2 kali, dalam pertemuan itu pihak SD N 21 bersikeras tidak menerima keputusan Pelantikan Kepala Sekolah Baru yang bukan dari usulan Warga SDN 21 Payakumbuh. (FS)

LEAVE A REPLY