Beranda BERITA UTAMA Imigrasi Padang Persulit Masyarakat Dalam Pelayanan Aturan Baru

Imigrasi Padang Persulit Masyarakat Dalam Pelayanan Aturan Baru

834
0
BERBAGI
Kota Padang, Maklumat News Net – Tentang diberlakukannya aturan IMI  GR01.01-0047 Tanggal 8 Januari 2016 tentang perubahan prosedur layanan Kantor Imigrasi yang bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, ternyata masih jauh dari harapan.yang diharapkan.
Disebabkan dalam pengurusan paspor, Kantor Imigrasi Kelas IA Padang terkesan masih mempersulit masyarakat dengan aturan yang pada dasarnya “Tidak prinsip”

Dari pantauan dan laporan masyarakat, Jumat (15/1), Kantor Imigrasi Kelas. IA Padang dalam memberikan pelayanan dinilai masih terkesan mempersulit masyarakat, dengan memberlakukan aturan yang bersifat “tidak prinsip” seperti adanya kesalahan penulisan atau salah ketik pada KTP/KK/akte Kelahiran.

Dengan aturan baru tersebut, masyarakat yang datang dari luar kota Padang untuk mengurus paspor harus bolak-balik ke daerah asalnya hanya untuk memperbaiki kesalahan penulisan data tersebut.

Seperti yang disampaikan salah seorang masyarakat dari Solok yang enggan namanya disebutkan saat ditemui media ini menyampaikan keluhan atas ketentuan yang diberlakukan kantor Imigrasi Padang.

Dikatakannya, “Saya sanggat kecewa atas pelayanan Imigrasi Padang, karena hanya ada kesalahan ketik pada data (KTP/KK/Akte). Padahal hanya kesalahan yang sifatnya tidak terlalu penting, namun pihak Imigrasi menolak tanpa mempertimbangkan kondisi masyarakat, terutama yang berasal dari luar Kota Padang.

Seperti yang saya alami sekarang, dengan terpaksa harus balik ke daerah Dharmasraya hanya untuk merubahnya.berkas tersebut, padahal kesalahan tersebut tidak terlalu prinsip, menurutnya dengan nada kecewa.
Terkait permasalahan itu, Kepala Imigrasi Kelas IA Padang, saat dikonfirmasi, Jumat (15/1) tidak berada dilokasi, hanya Kepala Tata Usaha (KTU), Ezardy yang didampingi Ka.Kepegawaian, Harmen yang dapat ditemui.

Saat dikonfirmasi, Ezardy membatah secara lantang. Dikatakan, “Kantor Imigrasi Kelas IA Padang dalam bekerja sudah sesuai dengan standar layanan yang ada”.

Sambungnya, “Imigrasi pada saat ini tengah berbenah diri, dengan memberlakukan aturan baru IMI  GR01.01-0047 Tanggal 8 Januari 2016 tentang perubahan prosedur layanan Kantor Imigrasi.

Sebelumnya menggunakan kuota maksimal, seperti All in dibatasi 70 paspor sedangkan Online hanya 20 paspor perharinya. Namun kini berubah menggunakan pola jam antrian yang dibuka dari jam 07.30wib sampai 10.00wib.  Ini merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat, jelas Ezardy. (LN)

LEAVE A REPLY