Beranda BERITA TERBARU INGGRIS SANGAT SULIT MENOLAK TEKANAN DARI GEDUNG PUTIH

INGGRIS SANGAT SULIT MENOLAK TEKANAN DARI GEDUNG PUTIH

379
0
BERBAGI

LONDON-MAKLUMATNEWS.NET–Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Boris Johnson mengatakan Inggris bisa membom pasukan Presiden Suriah Bashar Assad tanpa terlebih dahulu memperoleh persetujuan anggota parlemen. Ia menambahkan bahwa akan sangat sulit untuk menolak tekanan Amerika Serikat (AS) jika Gedung Putih meminta Inggris untuk ambil bagian.

Komentar Johnson menyusul pemboman yang dilakukan AS baru-baru ini terhadap sebuah pangkalan udara Assad di Suriah. Serangan itu sebagai reaksi atas serangan senjata kimia mematikan yang oleh Inggris dan AS disalahkan kepada rezim Damaskus.

“Akan sangat sulit jika AS memiliki sebuah proposal untuk melakukan tindakan tertentu dalam menanggapi serangan senjata kimia,” kata Boris seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (28/4/2017).

“Dan jika mereka datang kepada kami dan meminta dukungan kami – apakah itu dengan rudal jelajah berbasis kapal selam di Med, dalam pandangan saya dan saya tahu ini juga merupakan pandangan perdana menteri, akan sulit bagi kami untuk mengatakan tidak,” imbuhnya.

Ketika ditanya apakah harus ada suara di Parlemen untuk menandatangani keputusan tersebut, Johnson mengatakan: “Saya pikir itu perlu diuji.”

Komentarnya muncul setelah pemimpin Partai Buruh, Jeremy Corbyn, mengkritik serangan bom AS tersebut. Dia mengatakan pada saat itu seharusnya ada mandat PBB untuk tindakan semacam itu.

Parlemen Inggris sempat mengadakan pemungutan suara mengenai apakah akan mengebom pasukan Assad pada 2013 setelah serangan kimia sebelumnya. Pemerintah Perdana Menteri saat itu David Cameron kalah pada kesempatan tersebut setelah kalah oleh pemimpin Partai Buruh Ed Miliband.

Pemungutan suara berikutnya mengenai apakah akan memperpanjang serangan udara terhadap ISIS dari Irak ke Suriah berhasil diloloskan pada bulan Desember 2015.

SINDONEWS
(ian)

LEAVE A REPLY