Beranda BERITA UTAMA Irwan Prayitno : Pemprov Sumbar Bangun Daerah Tertinggal Matuse Pasaman

Irwan Prayitno : Pemprov Sumbar Bangun Daerah Tertinggal Matuse Pasaman

414
0
BERBAGI
Peletakan Batu Pertama pembangunan Musholla SMAN Mapat Tunggul Selatan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Rabu(6/3/19).

Pasaman, Maklumatnews.net– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sumbar terus melakukan upaya pembangunan daerah – daerah tertinggal termasuk didaerah Mapat Tunggul Selatan (Matuse) Kabupaten Pasaman.

Hal itu ia ungkapkan saat kunjungan ke SMAN Mapat Tunggul Selatan di Kabupaten Pasaman dalam rangka Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mushalla, Peresmian Laboratorium Komputer dan Launching Internet Satelit SMAN Mapat Tungul Selatan yang dihadiri para kepala SMA/SMK, Ketua PKK Sumbar Ny. Nevi Zuairina, instansi terkait dan para undangan, Rabu (6/3/19).

Menurut informasi yang dihimpun, tahun ini ternyata Pemprov Sumbar telah menganggarkan pembangunan jalan Matuse senilai Rp7,6 Miliar yang akan membangun jalan sepanjang 400 Meter dengan aspal beton.

Disampaikan Gubernur Irwan Prayitno, pada tahun 2014 pemerintah daerah kabupaten telah melakukan pembangunan jalan Matuse, tahun 2015 status jalan diserahkan ke provinsi. Kemudian tahun 2016 Pemprov Sumbar menganggarkan pembangunan jalan tersebut dan telah dibangun.

Dijelaskannya, tahun 2017 hingga 2018 terus dilakukan pembangunan jalan aspal ditempat yang parah-parah, termasuk tahun ini telah dianggarkan oleh Pemprov Sumbar pembangunan jalan Matuse. Pada tahun berikutnya akan diupayakan anggaran DAK untuk pembangunan jalan provinsi didaerah Pasaman.

“Ini merupakan rasa kepedulian Pemprov terhadap daerah-daerah tertinggal di Sumatera Barat seperti Mapat Tungul Selatan Kabupaten Pasaman,” sebut Irwan Prayitno.

BACA JUGA :
Gubernur Sumbar, Generasi Millenial Menjadi Pelopor Gerakan Selamat Berlalu Lintas

Dikatakan, Irwan Prayitno, pada tahun ini pembangunan sekolah juga sudah dilakukan didaerah Mapat Tunggul Selatan, seperti penambahan komputer, lokal dan mushalla.

Menurut Irwan, kunjungan ke SMAN Mapat Tunggul Selatan merupakan salah satu perhatian Pemprov Sumbar terhadap pendidikan dan infrastruktur jalan didaerah terisolir.

Kemudian dikatakannya, terkait sarana sekolah, jika ada yang masih kurang menurut pihak sekolah, nanti bisa mengajukan proposal dan akan diusahakan dengan anggaran DAK.

“Pemprov peduli terhadap pendidikan didaerah-daerah tertinggal di Sumbar,” terangnya.

Tak hanya itu, Irwan Prayitno mengatakan dalam hal pengembangan ekonomi, Pemprov melakukan upaya peningkatan ekonomi di bidang pertanian, peternakan dan lainnya.

Saat ini, Dinas Peternakan Pemprov menyerahkan 400 ekor ayam kepada masyarakat miskin, jika kebutuhan ternak ayam masih kurang akan ditambah lagi.

“Masyarakat Mapat Tungul Selatan sengaja dibantu mengingat daerah Stunting yang butuh perhatian dari pemerintah, berupaya perbaikan gizi anak dan masyarakat, serta upaya pemerintah provinsi dalam pencegahan Stunting,” ungkap Irwan.

Kepala SMAN Mapat Tunggul Selatan Mardanis Darasan menyampaikan sejak 2013 mengabdi di sekolah itu, kondisinya sangat memprihatikan.

“Dari segi sarana dan prasarana, infrastruktur jalan masih jauh tertinggal dan butuh pengembangan hingga tahun ini,” katanya saat memberikan sambutan.

Ia katakan, saat ini sekolah itu mulai berkembang karena dilingkungan sekolah sudah ada penambahan sarana seperti Mushala, Laboratorium Komputer dan Internet Satelit.

“Ketiga pembangunan itu sangat dibutuhkan siswa. Kondisi daerah ini jauh tertinggal dibidang tekhnologi informasi. Jadi dengan adanya fasilitas tersebut, siswa terbantu dalam hal tekhnologi informasi yang menyangkut pendidikan,” ungkapnya.

(Darlin)

LEAVE A REPLY