Beranda BERITA TERBARU Jambret Di Payakumbuh, Polisi Beri Hadiah Timah Panas

Jambret Di Payakumbuh, Polisi Beri Hadiah Timah Panas

2057
0
BERBAGI

Payakumbuh -maklumatnews.net- Hari (36) warga Kelurahan Gurun Panjang Kecamatan Guguak Panjang Kota Bukittinggi di hadiahi timah panas di betis kanannya karena berusaha kabur ketika akan diamankan Tim Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh yang dipimpin langsung Dantim Buser, Bripka.S.Telaumbanua, didampingi Tim Opsnal Satreskrim Polres Bukittinggi Pukul 16.00 Minggu (25/3) waktu setempat.

Tim Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh didampingi Tim Opsnal Satreskrim Polres Bukittinggi memburu tersangka yang melarikan diri ke Bukittinggi setelah melakukan aksi penjambretan terhadap seorang perempuan pada Minggu Sore 25 Maret 2018 sekitar pukul 15.00 di Jembatan Tanjung Pauah, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.

Dari aksi itu tersangka yang sebelumnya pernah ditahan di Polres Kota Payakumbuh karena kasus serupa berhasil membawa kabur tas korban yang berisi Handphone milik korban. Merasa dirugikan korban pun melapor ke Mapolres Payakumbuh. Kepada Polisi, korban menyebutkan ciri-ciri tersangka dan sepeda motor yang digunakan tersangka. Dari keterangan korban inilah Tim Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh bertolak ke Kota Bukittinggi untuk berkoordinasi dengan Tim Opsnal Satreskrim Bukittinggi dalam melakukan pencarian terhadap tersangka Hari.

Hingga diketahui posisi tersangka berada di Kawasan Padang Tarok, Agam. Tersangka mengendarai sebuah mobil, tanpa menunggu lama tersangka Hari langsung dibekuk petugas, namun ketika tahu akan diciduk, tersangka mencoba melarikan diri, namun sayang upaya tersebut sia-sia, petugas terpaksa melumpuhkan tersangka dengan menembak betis kanannya.

Setelah berhasil diamankan petugas, tersangka dibawa ke Mapolres Bukittinggi untuk dimintai keterangannya, kepada penyidik tersangka mengakui terakhir kali melakukan aksi penjambretan di Kelurahan Tanjung Pauh Kota Payakumbuh. Dari pengakuan tersebut, Polisi juga mengamankan 1 buah sepeda motor yang digunakan tersangka saat beraksi.

Untuk proses lebih lanjut tersangka digiring ke Mapolres Kota Payakumbuh, dari pengakuan tersangka Hari, aksi jambret lihai yang dilakukannya ternyata tidak hanya di Tanjung Pauh saja, tersangka juga pernah melakukan aksinya di Simpang Ngalau dekat SPBU Ngalau, dan di Bunian, Pusat Kota Payakumbuh.

Tersangka juga sedang dalam masa Pembebasan Bersyarat selama 1 tahun ini mengaku melakukan kembali aksi penjambretan karena ingin memenuhi persyaratan untuk menjadi Ojek Online.
“Saya tidak ingin menjabret lagi setelah berulang kali keluar masuk bui, tapi mau gimana lagi, saya melakukan ini agar bisa mengurus SIM dan membeli Handphone untuk menjadi Ojek Online,” ujar Hari.

Ketika ditanyai petugas, Tersangka mengaku melakukan penjabret dengan cara mempepet motor korban lalu dengan cekatan tersangka membawa lari tas korban. Tersangka sangat lihai melakukan aksinya ini, sebelumnya total hasil jambret yang dilakukan tersangka mencapai milyaran rupiah, dari keterangannya tersangka juga mengaku pernah berlibur ke Bali dan membeli Mobil mewah dengan uang hasil kejahatannya ini.

“Tersangka berhasil kita bekuk berkat koordinasi dengan Tim Opsnal Satres Polres Bukitinggi. Karena mencoba melarikan diri saat hendak menunjukkan tas hasil curian, terpaksa kita lumpuhkan. Dari tangan tersangka kita berhasil mengamankan barang bukti sepeda motor, handphone serta tas milik korban”. Sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kasatreskrim, AKP. Camri Nasution didampingi KBO Satreskrim, Iptu. Eldi Viarso dan Kasubag Humas, Iptu. Hendri Has Senin serta Dantim Buser, Bripka. S. Telaumbanua sore 26 Maret 2018.

Bripka. S. Telaumbanua juga menambahkan, umumnya korban dari aksi tersangka merupakan kaum perempuan yang sendirian saat menggunakan sepeda motor. Tersangka sebelumnya juga pernah dibekuk Tim Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh karena kasus yang sama.
Hingga kini, tersangka dan barang bukti masih diamankan di Mapolres Payakumbuh untuk pemeriksaan lanjutan. (*)

LEAVE A REPLY