Beranda BERITA TERBARU Presiden Minta Mendikbud Kampanye Anti Bullying digencarkan

Presiden Minta Mendikbud Kampanye Anti Bullying digencarkan

508
0
BERBAGI

JAKARTA -Maklumat News– Presiden RI Joko Widodo‎ (Jokowi) meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anis Baswedan gencar mengkampanyekan anti-bullying atau intimidasi di sekolah.

Tentang hal itu menjadi arahan salah satu Presiden RI Jokowi‎ waktu membuka rapat kabinet terbatas memakai topik pencegahan tindak kekerasan dan penindasan atau bullying terhadap anak-anak, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (20/1/2016).

 Penguatan pendidikan karakter budi pekerti sangat dianggap perlu dikarena berguna untuk mencegah tindak kekerasan dan penindasan terhadap anak-anak.

Selainitu dia juga meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) agar  mempertegas aturan-aturan pertelevisian nasional. “Sehingga dapat memberikan filter atau menyaring tayangan televisi yang tidak ramah kepada anak,” ungkapnya.

Disampaikanya tindak kekerasan dan penindasan kepada anak-anak dalam bentuk‎ kekerasan seksual, fisik maupun psikis saat ini semakin marak. “Saya melihat kasus ini seperti fenomena gunung es di permukaan,” jelasnya.

Ditambahkannya, mengutip laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sejak tahun 2011 hingga 2014, tercatat 369 pengaduan terkait masalah bullying.

“Namun tindakan sampai sekarang jumlah kasus kekerasan dan penindasan terhadap anak yang tidak terlaporkan ini masih sangat besar,” sambungnya.

Dia berkeinginan, diperlukan perhatian semua pihak untuk mencegah dan menangani kasus-kasus bullying.

“Kuncinya terletak pada mengedukasi masyarakat pada keluarga dan juga anak-anak untuk ikut menjadi bagian dari pencegahan bagian dari pemantauan dan bagian dari pengawasan,” tuturnya. (S SINDO)

LEAVE A REPLY