Beranda BERITA UTAMA Ketua DPW Muhammadiyah Sumbar Ajak Masyarakat Taat Hukum

Ketua DPW Muhammadiyah Sumbar Ajak Masyarakat Taat Hukum

524
0
BERBAGI

PADANG – Gejala politik jelang pengumuman hasil pemilihan presiden (pilpres) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), 22 Mei mendatang kian memanas. Sejumlah pihak yang merasa KPU gagal menghadirkan keadilan dalam pemilu, berencana untuk melakukan tindakan people power menentang hasil putusan KPU.

Menyikapi rencana people power tersebut, organisasi keagamaan Muhamadiyah mengimbau masyarakat untuk patuh dan taat pada konstitusi. Ketua DPW Muhammadiyah Sumatera Barat, Shofwan Karim menilai pergerakan massa pada 22 Mei 2019 di Jakarta, merupakan gerakan inskonstitusional. Masyarakat diimbau taat hukum.

“Menurut saya pengerahan massa untuk menentang putusan KPU bukan people power namanya. Tapi gerakan inskonstitusional,” jelas Shofwan Karim, akhir pekan lalu di Universitas Negeri Padang (UNP).

Shofwan berpendapat, jika memang ada kontestan pemilu yang tidak puas terhadap penyelenggara, ada mekanisme hukum untuk penyelesaian tersebut. People power, lanjutnya adalah demokrasi. Demokrasi yang dilaksanakan melalui pemilu, bukan gerakan-gerakan yang melawan hukum.

Shofwan mengimbau masyarkat taat konstitusi, dan meminta supaya tidak ada gerakan-gerakan yang melawan hukum, yang dapat memecahbelah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kalau inkonstitusional membawa tindakan fisik, melawan hukum kegaduhan, itu tidak boleh, karena semuanya harus jalur hukum dan itu ada aparat kita. Kita serahkan sama aparat,” tegasnya.(ril/a)

LEAVE A REPLY