Beranda BERITA TERBARU KILAS BALIK TDS 2016 APA YANG DIPEROLEH PASAMAN BARAT?

KILAS BALIK TDS 2016 APA YANG DIPEROLEH PASAMAN BARAT?

349
0
BERBAGI

Pasaman Barat,(MAKLUMATNEWS.NET)- Helju Sepli Tuhari Menyampaikan. “Event Internasional tahunan ini yang diikuti oleh 93 negara yang diselenggarakan oleh Kementrian Pariwisata Indonesia dengan Jargon “Pesona Indonesia” tentunya merupakan salah satu upaya Indonesia dalam memperkenalkan potensi wiatanya kepada dunia luar.

Kabupaten Pasaman Barat sebagai salah satu kabupaten yang masuk dalam etape sejak tahun 2014 tentunya harus siap menyambut dan memanfaatkan event ini yang menguntungkan kepada perekonomian masyarakat Pasaman Barat lebih utama disektor Budaya, Pariwisata dan UKM.
Namun apa yang kita saksikan TDS tahun 2016 ini jauh lebih jelek dari tahun sebelumnya dalam ajang promosi wisata dan UKM. Katanya pada NETRALnews.net sabtu 13/8.

Tahun kemaren Pasaman Barat bukan hanya sebagai tempat Finish saja namun ditetapkan sebagai tempat start untuk etape berikutnya, sehingga dapat dibayangkan betapa banyaknya yang membutuhkan penginapan dan fasitas lainnya namun karena fasilitas tidak mendukung untuk menampung 600 orang pertambahan pendatang penyelenggara TSD tidak menjadikan Pasaman Barat lagi sebagai tempat Start.

Tidak kah kita belajar dari pengalaman sebelumnya?. Mestinya karena TDS sudah menjadi agenda tahunan pemerintah Kabupaten Pasaman Barat sudah mempersiapkan segala sesuatu yang menunjang dalam perhelatan tahunan ini.

Dalam TDS 2016 Penyelenggara sudah menawarkan untuk TDS 2018 Pasaman Barat sebagai tuan rumah jika dapat menyediakan fasilitas. Tentunya hal ini menjadi tantangan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat kedepan. Kita tidak perlu buru-buru membangun hotel tapi kita bisa memanfaatkan rumah penduduk sebagai Home Stay dengan melengkapi fasil;itasnya dibawah binaan Disbudpar dimana Home Stay ini sangat diminati wisatawan manca negara. Sebagai contoh kabupaten Sijunjung sebagai kota wisata hanya menampung 20% wisatatawannya untuk menginap di hotel dan 80 % menginap di rumah penduduk yang berupa home stay.

Apa sebenarnya yang didapat Pasaman Barat dari TDS jika jadi tuan rumah? yang jelas dari kacamata awam saja jika Pasbar jadi tuan rumah betapa banyak pengunjung yang akan stay di Pasaman Barat, betapa banyak hotel, wisma dan penginapan yang dibutuhkan, betapa banyak uang yang beredar, betapa banyak UKM yang dapat dujual, betapa banyak destinasi wisata yang dapat dijual dan sebagainya. Namun untuk TDS 2016 ini sangat minim kita lihat promosi UKM dan Pariwisata Pasaman Barat, padahal puluhan media elektronik nasional dan internasional meliput acara ini.

Semestinya disepanjang rute yang dilalui TDS ditempat strategis banyak terpasang poster dan baliho tentang Destinasi Wisata Pasaman Barat tanpa diminta pun jika media melipun otomatis baliho tersebut akan masuk. TDS 2016 ini hanya ada satu baliho Lsm Wampel promosikan destinasi wisata Pasaman Barat di Bundaran Simpang Empat.

Tentunya TDS jangan dijadikan hanya sebagai RITUAL TAHUNAN saja yang dibiayai dari uang rakyat. Untuk TDS tahun 2017 Pemda Pasbar sudah mengaggarkan sebesar Rp. 850.000.000,-.

Dinas Pariwisata dan Dinas Koperasi dan UKM sebagai sponsor utama penyelenggara hajatan ini harus segera berbenah diri dan bekerja keras inovatif dan kreatif mempersiapakan segala sesuatunya jauh sebelum hari-H, sehingga TDS betul-betul event yang menguntungkan untuk perekonomian, sosial dan pariwisata Pasaman Barat agar Pasaman Barat lebih Maju jika tidak “Say No To TDS“(Nasution)

LEAVE A REPLY