Beranda ACEH KPPAS Nilai Program Dulsaza Bertolak Belakang Dengan Konsep Yang Telah Disusun

KPPAS Nilai Program Dulsaza Bertolak Belakang Dengan Konsep Yang Telah Disusun

364
0
BERBAGI
S. Kabeakan Ketua LSM KPPAS
S. Kabeakan Ketua LSM KPPAS

Aceh Singkil, maklumatnews.net-
Tiga Zona Program Pemda Aceh Singkil yang sekarang yaitu Zona Perdagangan, Zona Pariwisata dan Perikanan serta Zona Pertanian dan Perkebunan pada ketiga Zona itu Implementasinya di pertanyakan masyarakat Aceh Singkil.

S. Kabeakan ketua LSM Komunitas Peduli Pembangunan Aceh Singkil ( KPPAS). Pertanyakan Implementasi Program tersebut. dia mengatakan kepada awak media, minggu(1/09/2019). telah tiga tahun kepemimpinan Dulsaza, dengan berbagai programnya yang sangat bagus namun, pada kenyataannya bertolak belakang dengan rancangan yang di susun.

Kabeakan menambahkan perihal Pembagian tiga Zona yang hanyaah konsep semata, karena hingga sekarang belum ada langkah kongkrit yang di diupayakan Pemerintah pada pembagian Zona itu.
Pada Zona Perdagangan yang terletak di Kecamatan Gunung meriah, Langkah tentang perdagangan apakah cukup hanya membangun Sarana seperti Pasar saja ?” Tanya kabeakan. banyak bangunan yan terbengkalai tak dipungsikan urainya, seharusnya yang di lakukan Pemerintah melalui Dinas terkait adalah mengefektifkan Pasar- pasar yang ada dan di buat regulasi yang berbasis tranparan dalam membagi bangunan kios kios supaya para pedagang semua mendapatkan kios tersebut.Namun, kenyataannya banyak kios di beri kepada bukan pedagang.

Selanjutnya, Zona Pertanian dan Perkebunan yang dialokasikan di Kecamatan Danau paris, Suro, Singkohor dan Kota baharu. langkah apa yang sudah di lakukan pemerintah dan siapa pun tahu, bahwa di empat Kecamatan itu memang wilayah pertanian dan perkebunan, tapi dalam Pengalokasian Anggaran APBD apakah anggaran Pertanian dan perkebunan di proritaskan di empat Kecamatan itu.

Terakhir pada Zona Perikanan dan Parawisata di wilayah Kecamatan Singkil, singkil utara , kuala baru dan Pulau banyak . Kita ketahui saat ini Parawisata sudah ada sedikit upaya yang di lakukan Pemerintah salah satunya Mencari obyek baru seperti Lae treup yang saat ini sedang di loby ke Kementerian kemaritiman untuk di dukung terutama Dana.

Kami sangat mendukung upaya pemkab tentang Lae Treup untuk di jadikan Wisata Rawa Singkil yang berkelas Dunia, kami mengingatkan kepada Pemkab Aceh singkil, yang paling mendasar di Disiapkan dalam Mengelola Destinasi Wisata yang berkelas Dunia adalah, SDM dan Sosialisasi kepada masyarakat di sekitar Wilayah zona wisata yang akan di bangun.

Saya berharap program Bupati yang telah di nyatakan dalam kebijakan APBD Aceh singkil dapat di Implementasikan demi terwujudnya Kemakmuran dan perbaikan Ekonomi Masyarajat Aceh singkil. “harap Kabeakan (Rahmat)

LEAVE A REPLY