Beranda Uncategorized Menag: ASN Kemenag Merupakan Panutan Masyrakat

Menag: ASN Kemenag Merupakan Panutan Masyrakat

348
0
BERBAGI

PADANG-maklumatnews.net

Men­teri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin mengarahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemen­terian Agama, khususnya di Sumbar untuk selalu menjaga integritas. ASN Kemenag, me­nurut Lukman merupakan panutan di tengah masyarakat.

2-9“Integritas merupakan poin pen­ting yang harus dijaga oleh se­luruh ASN, khususnya ASN Ke­menag di Sumbar. Sebagai orang yang bekerja di Ke­men­terian Agama, ASN Keme­nag su­dah pasti dianggap seba­gai so­sok yang tahu soal aga­ma. Ja­di panutan juga. Maka­nya, ja­ngan sampai tergelincir,” ucap Luk­man Hakim saat mem­­be­rikan pembinaan kepa­da ASN di lingkungan Kanwil Keme­nag Sumbar, Selasa (29/11).

Dalam sambutannya, Me­nag mengaku salut dengan filsofi hidup masyarakat Mi­nang, yang berhasil mendu­du­kan adat dan agama, hingga seiring sejalan. “Masyarakat Minangkabau sudah diwarisi filsofi yang hebat. Adat basan­di syarak, syarak basandi kita­bullah. Filsofi itu sebagai bukti kalau nilai agama tidak terpisahkan dengan nilai adat,” ungkap Menag yang berstatus sebagai urang sumando Mi­nang­kabau.

Dengan filsofi yang diwa­riskan itu, Menag berharap, Kanwil Kemenag Sumbar men­jadi teladan di lingkungan Kemenag. “Sumbar harus men­jadi contoh ASN yang mene­rap­kan nilai budaya ker­ja, tang­gungjawab serta ketela­da­nan,” ung­kapnya.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga meng­ingatkan agar ASN Kemen­terian Agama memiliki keju­juran. Bagi  pejabat sikap ini sangat  penting. Pejabat yang tidak memiliki integritas dan kejujuran akan mencelakakan diri sendiri dan memiliki daya rusak bagi lingkungan kerja. “Pejabat yang tidak memiliki integritas dan kejujuran akan mencelakakan diri sendiri dan memiliki daya rusak bagi ling­kungan kerja,” kata Menag.

Menag juga meminta ASN Kemenag untuk membuktikan kepada negara dan masyarakat, menjalankan tugas sesuai misi Kemenag, salah satunya mewu­judkan tata kelola kepeme­rintahan yang bersih dan ber­wi­bawa. “Mari buktikan kepa­da negara dan masyarakat bah­wa Kementerian Agama yang besar jumlah pegawainya akan terus mewujudkan misi salah satunya mewujudkan tata kelo­la pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” tandasnya.

Menag juga berharap aparat Kemenag sebagai pegawai yang cerdas, cekatan, profe­sio­nal apabila diberikan keper­ca­yaan dan tanggung jawab. Selain itu juga mengedepankan unsur obyektif serta  menge­sampingkan unsur subyektif. Dalam bekerja, lanjut Menag, harus  kolektif sehingga berat sama dipikul ringan sama dijin­jing dalam memikul peran Kemenag. Dalam kesempatan ini Menteri Agama juga berpe­san agar pelayanan di pergu­ru­an tinggi terus ditingkatkan. “Peningkatan standar mutu akademis harus dilandasi nilai-nilai agama,” tandasnya.

k80Kakanwil Kemenag Sum­bar Salman juga meng­ung­kap­kan, bahwa integritas harus ber­sum­ber dari setiap individu apa­ratur. “Integritas adalah per­soalan ketahanan, dan keta­ha­­nan harus dimulai dari diri sen­diri disusul ketahanan ke­luar­­ga dan ketaha­nan bangsa. Di Kementerian Agama, inte­gri­tas harus dimulai di setiap ke­tahanan unit kerja. Ruh atau ji­w­a integritas adalah agama,” te­gas­nya.

Untuk itu diharapkan lem­baga pendidikan mempunyai tanggung jawab moral mela­hirkan pelajar yang bermoral, tanggung jawab, religius dan cin­ta tanah air. (h/ben)

LEAVE A REPLY