Beranda BERITA TERBARU Pasca Bencana , Danrem Tawarkan Solusi Dengan Bios 44

Pasca Bencana , Danrem Tawarkan Solusi Dengan Bios 44

304
0
BERBAGI

Solok Selatan-maklumatnews.net-otensi kerusakan alam dan lingkungan selalu hadir menyusul terjadinya bencana di setiap wilayah khususnya di Sumatera Barat (Sumbar).

Hingga kini, kondisi tersebut membutuhkan perhatian serta penanganan yang lebih serius serta peningkatan perekonomian rakyat sebagai solusi terbaik.

Korem 032/Wbr
selaku pembina wilayah teritorial di wilayah Sumbar turut berupaya membangun dan mencarikan solusi tersebut.

Komandan Korem (Danrem) 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo berinisiatif memberikan solusi dan memperkenalkan dan menggunakan produk ketahanan pangan Bios 44 saat kunjungan kerjanya di Kabupaten Solok Selatan pada Rabu (25/12/2019).

Yang mana produk tersebut telah terbukti selama ini dapat membantu para petani dalam meningkatkan pendapatannya melalui hasil pertanian, perikanan dan peternakannya.

“Kita berharap agar bisa kembalinya daerah yang terdampak bencana dan bermanfaat bagi masyarakat baik untuk lingkungan maupun untuk masyarakat sekitarnya. Mengingat, sebagai warga negara yang baik wajib mencarikan solusi alternatif,” ujar Danrem.

Pihaknya sebagai salah satu instansi pemerintahan adalah menjaga, mendukung dan menjalankan program dari pemerintah pusat guna meningkatkan kesejahteraan warganya.

“Rata-rata masyarakat yang telah menggunakan lahan untuk pertambangan tidak ada usaha untuk pengelolaan kembali lahan pertambangan agar bisa kembali seperti semula. Mengingat, lahan tersebut yang semestinya mempunyai resapan air yang cukup, ternyata sudah tidak bisa lagi meresap air hujan yang tinggi,” ujar danrem.

Sejauh ini lanjut Danrem sesuatu hal yang telah terbukti dapat mengembalikan kondisi lahan yang tidak produktif dan tidak layak pakai untuk pertanian menjadi layak kembali.
Selain itu, Bios 44 ini juga bisa digunakan untuk mengatasi permasalahan lainnya disektor pertanian dan peternakan maupun perikanan serta memulihkan lahan yang tidak produktif menjadi produktif kembali.

“Kami mengajak masyarakat menggunakan Bios 44, dimana dengan produk ini kita bisa membenahi kembali lahan yang telah terkontaminasi. Yakni, akibat pertambangan menjadi lahan yang produktif lagi sehingga lahan tersebut bisa kembali digunakan masyarakat sekitarnya. Antara lain; untuk pertanian dan hal ini dimaksudkan agar generasi yang akan datang masih bisa menikmati dan memanfaatkan lingkungan sekitarnya”, terang Danrem.

Sejalan dengan itu Sekretatis Daerah Kabupaten Solok Selatan, Yulian Evi menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Korem dan jajarannya.

Pihaknya akan menindaklanjuti kepada Dinas terkait dan masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan yang baik dalam membantu masyarakat khususnya petani agar menggunakan Bios 44.

Pada kesempatan yang sama, ungkapan rasa terimakasih kepada Danrem 032/Wirabraja dan rombongan mewujudkan kepedulian lewat membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Sementara itu, Mursiwal anggota DPRD Kabupaen Solok Selatan mengharapkan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Sosel), agar memtivasi warga menjaga dan menggunakan alam secara baik dan bijak.

Danrem dan rombongan juga mengunjungi Posko Lapangan Penanganan Darurat Bencana Kecamatan Sangir Batanghari.

Pada kesempatan tersebut Komandan Korem menyakurkan bantuan dengan pemberian sembako dan juga bibit pohon serta Bios 44 untuk membantu petani dalam meningkatkan hasilnya untuk penanganan lahan yang tidak produktif menjadi produktif kembali.

Hadir pada kegiatan tersebut Kasi Intelrem 032/Wbr Kolonel Kav. Mukmin, Kasilogrem 032/Wbr Kolonel Kav. Asep Solihin, Kasiterrem 032/Wbr Kolonel Inf Budi Prasetyo, Dandim 0312/Padang Kolonel Arh Nova Mahanes Yudha, Dandim 0309/Solok Letkol Arh Prio Iswahyudi, Dandim 0307/TD Letkol Edi S. Harahap, Danyonif 131/Brs Letkol Inf M. Erfani, Ketua Persit Koorcab Rem 032 PD I/BB Ibu Mia Kunto beserta pengurus, BPBD, Ketua IOF Sumbar Goance beserta rombongan, Ketua Porbbi Sumbar Sdr. Verry Mulyadi, Bapak Camat, Danramil dan Kapolsek serta tokoh masrakat dan masyarakat setempat.(***)

LEAVE A REPLY