Beranda BERITA TERBARU Pekikan Allah, 3 Gadis Asia Tikam Wanita di Jalanan London

Pekikan Allah, 3 Gadis Asia Tikam Wanita di Jalanan London

371
0
BERBAGI
LONDON-maklumatnews.net–Seorang pekerja pembibitan di tikam di sebuah jalan di London oleh tiga wanita muda yang dilaporkan meneriakkan kata “Allah” sebelum melakukan aksinya. Namun pihak kepolisian mengatakan insiden tersebut tidak terkait dengan aksi terorisme.

Karrien Stevens, yang mengelola pembibitan Little Diamonds di Hermon Hill, membenarkan bahwa salah satu pegawainya, berusia 30-an, ditikam di lengannya saat berjalan untuk berkerja pada hari Rabu (7/6/2017) pagi. Korban berada di Wanstead High Street di London utara saat dia diserang.

Meskipun Stevens melaporkan penyerang meneriakkan “Allah” saat mereka melakukan serangan tersebut, polisi telah memastikan bahwa mereka tidak memperlakukan insiden tersebut sebagai serangan teroris seperti dikutip dari Russia Today.

Email dikirim ke orang tua yang mengatakan bahwa sekolah setempat telah di “kunci” setelah kejadian tersebut.

Stevens mengatakan bahwa penyerang menarik karyawannya ke tanah sebelum menikamnya di lengan. Mereka kemudian melarikan diri dari tempat kejadian saat seorang pria berlari untuk menyelamatkan korban.

“Ketika dia akan bekerja, kami tidak dapat mempercayainya dan langsung menghubungi polisi. Mengerikan, saya benar-benar ngeri,” kata direktur pembibitan tersebu.

“Sangat menakutkan bahwa hal seperti ini bisa terjadi tepat di depan ambang pintu Anda. Apa yang terjadi saat ini di luar sana? Itu konyol. Saya tidak tahu apa yang diharapkan orang-orang ini,” kata Stevens lagi.

Menurut seorang rekan, yang meminta untuk tetap anonim, korban mengklaim bahwa dia diserang oleh tiga gadis Asia di belakangnya sambil mengucapkan Alquran dan Allah.

“Dia baik-baik saja, mengingat.Jelas ini mengejutkan, dia shock. Dia menangis dan dia mengalami luka ditangannya. Perutnya sakit, sekujur tubuhnya penuh dengan tanda, rambutnya ditarik keluar,” kata rekannya itu.

Polisi Metropolitan memastikan wanita tersebut menderita “luka luka”. “Kami ditelepon pukul 09.36 pagi untuk melaporkan penusukan di Hermon Hill,” kata juru bicara Met.

“Petugas yang menanggapi kejadian tersebut menemukan seorang wanita berusia 30-an tahun yang menderita luka luka. Cederanya tidak mengancam nyawa tapi dia dibawa ke rumah sakit sebagai tindakan pencegahan,” terangnya.

“Ketiga tersangka melarikan diri dari tempat kejadian sebelum petugas polisi tiba dan mereka masih belum dipertanggungjawabkan,” imbuhnya.

Insiden tersebut telah dilaporkan ke Komando Terorisme namun tidak ada investigasi yang akan dilakukan.

Seorang juru bicara otoritas lokal mengatakan: “Dewan Redbridge diberitahu tentang penusukan yang dilaporkan di utara wilayah pagi ini.”

“Kami menginformasikan kepada para penyedia layanan di sekolah dan awal tahun ini dan menyarankan mereka untuk berhati-hati agar anak-anak tetap aman sampai kami dapat mengklarifikasi situasi. Kami sekarang telah memberi mereka informasi dan saran terkini,” imbuhnya

Insiden tersebut terjadi menyusul serangan teroris pada Sabtu malam di pusat kota London yang menewaskan delapan orang dan melukai 48 lainnya.

Tiga penyerang membajak sebuah van ke kerumunan orang di London Bridge sebelum mengamuk di dekat Borough Market. Pelakunya ditembak mati oleh polisi dalam waktu delapan menit setelah kejadian tersebut dilaporkan.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

sindonews.

(ian)

LEAVE A REPLY