Beranda BERITA TERBARU Pembunuh Pensiunan Marinir di Depok Akan Segera di Adili

Pembunuh Pensiunan Marinir di Depok Akan Segera di Adili

370
0
BERBAGI

Depok-maklumatnews.net+Francois Henry Wille Mohede atau yang populer disapa Frans Mohede berharap Baharudin Sanjaya alias Udin alias BS, tersangka kasus pembunuhan disertai perampokan terhadap pensiunan Marinir di Depok, Jawa Barat, mendapat hukuman yang setimpal. Frans adalah salah satu kerabat dekat korban.

“Ya harapan saya sih pelaku diberi sanksi semaksimal mungkin sesuai dengan pasal yang berlaku, harus dihukum yang paling maksimal,” kata musisi yang sempat ngehits lewat band Lingua itu saat ditemui di lokasi kejadian, di Jalan Artayasa No. 8, RT 003/05 Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat pada Selasa, 2 Juli 2019.

Pria kelahiran Jakarta, 6 Februari 1976, ini mengaku tak menyangka jika pelakunya adalah Udin, pria yang sempat bekerja di rumah korban. “Enggak nyangka sih karena kalau saya lihat perawakannya enggak aneh-aneh. Saya enggak terlalu kenal tapi saya beberapa kali lihat. Ya enggak nyangka-lah bakal kayak gini. Dan kejadian ini kan setelah dia tidak kerja di sini,” ujarnya.

Frans mengaku cukup dekat dengan anak bungsu korban sehingga ia tahu betul siapa saja yang tinggal di rumah tersebut.

Seperti diketahui, Reinhard Parerungan (78 tahun) ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah tergeletak di kamar mandi pada Minggu malam, 30 Juni 2019. Jasadnya kali pertama ditemukan oleh sang anak, Paul Alexander Dwiyanto Parerungan sekitar pukul 22:30 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Komisaris Deddy Kurniawan, mengungkapkan saat saksi pulang ke rumah, pintu gerbang dalam keadaan terkunci dan lampu mati. Setelah dicek meteran listrik ternyata diturunkan atau dimatikan.

“Jadi setelah listrik dinyalakan ternyata rumah dalam keadaan berantakan dan banyak bercak darah di kamar orang tuanya. Dan diketahui bahwa korban sudah tergeletak di kamar mandi dalam keadaan meninggal dan ada luka di kepala bagian belakang,” katanya.

Pelaku sempat kabur usai menjarah sejumlah barang berharga korban seperti hp, laptop dan dompet. Namun polisi akhirnya berhasil meringkusnya di kawasan Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin 1 Juli 2019. Kasusnya ditangani Polresta Depok.(viva.co.id)

LEAVE A REPLY