Beranda BERITA TERBARU PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI HOLISTIK INTEGRATIF DI PAYAKUMBUH

PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI HOLISTIK INTEGRATIF DI PAYAKUMBUH

213
0
BERBAGI

Payakumbuh -maklumatnews.net- Upaya Pemerintah Kota Payakumbuh dalam meningkatkan kualitas Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif di kota tersebut tidak terhenti begitu saja akibat pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini sejak awal tahun 2020. Upaya yang dilakukan tentunya mengikuti arahan Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Pemerintah Kota Payakumbuh menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) dan peraturan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2019 tentang Sub Gugus Tugas PAUD HI.

*GURU PAUD DIBERI BIMBINGAN TEKNIS*

Awal oktober, fasilitator dari dinas pendidikan telah mendapatkan pembekalan dari kementerian untuk persiapan PAUD Holistik Integratif. Kemudian dilanjutkan dengan ratusan kepala dan tenaga pendidik PAUD di Kota Payakumbuh yang juga mengikuti bimtek meskipun harus dilaksanakan secara virtual. Hal itu dilakukan guna menyiapkan mereka untuk peningkatan kapasitas dalam penyelenggaraan PAUD Holistik Integratif, dengan narasumber Koordinator Bidang Peserta Didik Direktorat PAUD Maryana, M.Pd.

Di Payakumbuh, Bimtek dilaksanakan sebanyak 2 kali bagi satuan PAUD dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat PAUD Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. PAUD HI sendiri adalah upaya pengembangan anak usia dini yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan, sistematis, dan terintegrasi.

Bunda PAUD Kota Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi, Kamis (12/11) mengatakan tujuan dari adanya PAUD HI agar terpenuhinya kebutuhan esensial anak usia dini, pengasuhan, kesehatan, gizi, rangsangan pendidikan, dan moral emosional.

“Jika tujuan dari PAUD HI dapat diterapkan dengan baik, maka hasil akhirnya adalah terlindunginya anak-anak usia dini dari segala bentuk kekerasan, penelantaran, perlakuan yang salah, stunting, bahkan eksploitasi,” ujar Henny.

*PEMBENTUKAN GUGUS TUGAS PAUD HI*

Gugus tugas dalam PAUD HI meliputi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan organisasi kemitraan yang saling bersinergi dan menjadi tugas mereka sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI).

Adanya peran gugus tugas dalam penyelenggaraan PAUD HI adalah sarana untuk saling bertukar informasi dan saling membelajarkan antar anggota dengan lingkungan masyarakat terkait penyelenggaraan PAUD HI. Contohnya saja di OPD Pemko seperti DP3AP2KB, Disdukcapil, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan. Sementara mitra kerja seperti Polri ikut mengawasi agar anak mendapatkan rasa aman dalam menjalani kehidupannya, jangan sampai ada kasus kekerasan dan kriminalitas terhadap anak.

“Dengan adanya kegiatan yang dibantu oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI ini, kita berharap seluruh OPD terkait yang tergabung dalam gugus tugas PAUD HI dapat melibatkan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program PAUD HI. Masyarakat memiliki peran penting sehingga rasa memilikinya terhadap program ini menjadi lebih kuat,” jelas Bunda Henny.

*SOSIALISASI KEPADA GUGUS TUGAS*

 

Sementara itu, Kadis Pendidikan AH Agustion didampingi Kabid PAUD dan PNFI Irwanto dan Kasi PAUD Syafni Hasni, Kamis (12/11) saat ditemui di kantornya menyebut untuk bimtek yang diberikan kepada satuan PAUD pada tahun ini dilaksanakan secara virtual, tidak ada pertemuan tatap muka guna mencegah terjadinya penularan Covid-19 di klaster PAUD.

Usai bimtek bagi satuan PAUD dan pembentukan gugus tugas PAUD HI di Kota Payakumbuh, dilaksanakan sosialisasi kepada mitra kerja OPD dan instansi lainnya. Sosialisasi ini guna menyamakan persepsi tentang tugas apa saja yang akan mereka laksanakan dalam mewujudkan PAUD HI di Kota Payakumbuh dan rencananya kelar pada akhir tahun 2020 ini.

*DUKUNGAN PEMERINTAH PUSAT*

Wali Kota Riza Falepi menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim melalui Direktur PAUD Dr. Muhammad Hasbi yang diwakili Koordinator Bidang Peserta Didik Direktorat PAUD Maryana, M.Pd atas perhatian dan dukungan selama ini agar pengelolaan PAUD di Kota Payakumbuh dapat terus maju dan berkembang. Selain dengan program PAUD HI ini, Riza memaparkan salahsatu contoh kepercayaan dari pemerintah pusat adalah dengan adanya pembangunan PAUD percontohan di Payakumbuh pada tahun 2019 silam.

“Harapan kita, jangan sampai anak-anak usia dini di Payakumbuh tidak dididik di PAUD, karena kita sudah memiliki Perda dan Perwako yang mengatur setiap anak usia dini wajib ikut PAUD sebelum masuk SD. Mau sekolah di TK, RA, satuan pendidikan sejenis tak masalah yang penting anak harus dididik sejak dini,” kata Riza. (Liputan Khusus – FS)

LEAVE A REPLY