Beranda BERITA TERBARU Pengurus PORBBI Payakumbuh Di Revisi, Menolak Keberadaan Penampungan Anjing Potong

Pengurus PORBBI Payakumbuh Di Revisi, Menolak Keberadaan Penampungan Anjing Potong

980
0
BERBAGI

Payakumbuh -maklumatnews.net- Jumat (17/1), bertempat di Ngalau Resto Medan Nan Bepaneh, Babinsa Koramil 01/Payakumbuh, Pelda Johan Dalizaro Harefa yang juga sebagai penasehat PORBBI Payakumbuh bersama Ketua PORBBI Kota Payakumbuh Robby Setiady Hardana melaksanakan kegiatan pemilihan dan merevisi kepengurusan PORBBI periode tahun 2020 – 2025 dan sekaligus menjalin silahturahmi diantara sesama penggemar buru babi di Kota Payakumbuh.

Hadir dalam revisi kepengurusan sebanyak kurang lebih 100 orang, seperti pengurus lama, perwakilan para niniak mamak, perwakilan dari instansi Disparpora Kota Payakumbuh, dan anggota PORBBI lainnya.

Hasil yang disepakati dari rapat dan revisi pengurus tersebut antara lain menolak adanya tempat penampungan anjing potong di Kota Payakumbuh dan kabuapten Limapuluh Kota, dan akan memfaksin rabies anjing buru sehingga keamanan ternak hewan masyarakat lainnya bisa lebih aman dan terjaga apabila melaksanakan kegiatan buru babi.

Merevisi kepengurusan lama dengan ketua kecamatan terpilih antara lain Ketua Kecamatan Payakumbuh Barat Riko Jonnedy dan Wakil Andrijal, Ketua Kecamatan Payakumbuh Selatan Arianto dan Wakil Novandri, Ketua Kecamatan Payakumbuh Utara Edi Japang, Ketua Kecamatan Payakumbuh Timur Joni Chandra dan Wakil Indra, Ketua Kecamatan Latina Efriadi dan Wakil Rizky Naldi

“Sedangkan untuk Ketua keamanan PORBBI Kota Payakumbuh, terpilih Sertu Eko Prasetyo dari babinsa Koramil 01 Kota Payakumbuh,” kata ketua PORBBI Robby.

Dan kedepannya komunitas PORBBI selain melaksanakan buru babi nantinya kedepannya siap membantu dan bersinergi dengan pemerintah dalam hal kegiatan sosial seperti donor darah ataupun kegiatan bakti sosial lainnya yang bisa membantu masyrakat serta akan berkordinasi dengan pihak terkait tentang maraknya penampungan anjing liar.

“Kadang laporannya ada anjing peliharaan komunitas PORBBI yang dicuri dan dijual ketempat penampungan anjing potong tersebut,” ujar Pembina PORBBI Pelda Johan Dalizaro Harefa.

Sementara itu, Danramil 01/Pyk Kaprten Czi Joni Forta mengatakan sangat mendukung dan memberi apresiasi kepada pengurus PORBBI Kota payakumbuh yang telah ikut andil dalam rangka memberantas hama wereng babi yang merugikan petani.

Kegiatan itu ditutup dengan deklarasi menolak adanya rumah potong penampungan anjing di Kota Payakumbuh. (FS)

LEAVE A REPLY