Beranda BERITA TERBARU Penyewa Telat Bayar Uang Sewa, Pihak Pengelola Rusunawa Di Kayu Putih Medan...

Penyewa Telat Bayar Uang Sewa, Pihak Pengelola Rusunawa Di Kayu Putih Medan Main Padamkan Listrik

564
0
BERBAGI

Medan. Maklumatnews net. Pemadaman listrik yang sering kali terjadi dengan dugaan di sengaja oleh penggelolah jika sewa telat di setor atau di bayar oleh masyarakat penyewa rusunawa,Hal ini sangat membuat masyarakat pengguna rusunawa Kayu Putih merasa sangat meresah dan tertekan, seperti yang telah terjadi pada hari selasa,tanggal 11/2/2020,dan masyarakat tidak bisa melakukan aktivitas rumah akibat pemutusan arus listrik secara sepihak.

Sementara rusunawa di peruntukkan untuk masyarakat kurang mampu seperti yang di tuangkan dalam peraturan Menteri No. 14/PERMEN/M/2007,Tentang Rumah susun Sederhana sewa.

Didalam petaturan menteri ini di atur mulai dari pembanguna dan pasilitas yang di pergunakan masyarakat, seperti yang tertuang pada pasal 4 ayat 1-5 di sediakan pasilitas yang dibutuhkan seperti aliran listrik,telepon dan saluran air bersih.

Dari pantauan Awak Media Borgolnews.com diduga Pengelola Rusunawa Kayu Putih Medan, sewenang-wenang terhadap penghuninya di duga tanpa memiliki landasan hukum yang berlaku.

Penghuni yang telat membayar tepat pada waktunya, selalu di perlakukan seperti itu (pemadaman sepihak )

Pihak pengelola memutuskan aliran listrik tanpa konfirmasi kepada warga dan dihidupkan kembali jika masyarakat telah membuat semacam surat perjanjian, kapan akan dilunasi sewa rumahnya.

Ada kurang lebih 25 Kepala keluaraga yang mengalami mati lampu, sementara listrik penghuni di Blok E dan Blok F itu listrik mereka meteran Prabayar (Token).

Ada beberapa poin yang harus di ikuti pengguna rusunawa tersebut namun tak satu pasal pun yang menyebutkan ada pemutusan arus listrik jika terjadi keterlambatan pembayaran.

Salah seorang Staf Pengelola Rusunawa Kayu Putih yang Berinisial (PUT) saat dikonfirmasi awak Media Borgolnews.com berdalih mengatakan, “Ini adalah peraturan pengelola yg sdh terdapat didalam surat Perjanjian Penghuni.”pak

Lalu untuk memastikan kebenaran tersebut awak media membaca Surat Perjanjian yang dibuat oleh pihak Pengelola, Ternyata didalam peraturan yang dibuat pengelola tidak ada didalamnya.

Saat membaca Peraturan tersebut Kemudian awak media konfirmasi kembali kepada Staf yg berinisial (PUT) tadi bahwa peraturan telat bayar sewa langsung putus listrik tidak ada didalam surat perjanjian sewa Rusun.

Dengan entengnya (PUT) mengatakan, “Ini sebenarnya Kebijakan Pengelola sendiri,” terang (PUT) Berdalih

Dan sampai berita ini naik Pihak PU PR tidak dapat dihubungi,untuk konfirmasi tentang penggunaan Rusunawa tersebut. ( Bersambung -)

Penulis : Wira

Editor    : Redaksi

Sumber : (Borgolnews.com.)

LEAVE A REPLY