Beranda BERITA TERBARU PRESEDIUM KAAMU. SUKSES KEMBANGKAN SAYAP DI EMPAT KECAMATAN DAN SIAP DUKUNG PEMEKARAN...

PRESEDIUM KAAMU. SUKSES KEMBANGKAN SAYAP DI EMPAT KECAMATAN DAN SIAP DUKUNG PEMEKARAN MEDAN UTARA.

736
0
BERBAGI

BELAWAN. Maklumatnews.net.  Presidium KAAMU (Kami Aliansi Anak Medan Utara) berhasil mengembangkan sayapnya di empat kecamatan di Medan Bagian Utara, yakni Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan dan Medan Belawan. Sebagai salah satu wadah penyalur aspirasi masyarakat Medan Bagian Utara tersebut, Presidium KAAMU sukses membentuk kepengurusan di semua kecamatan di kawasan utara Kota Medan ini.

Bertempat di Marine Seafood Cafe Jalan Kampar Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan Provinsi Sumatera Utara, Presidium KAAMU kembali menggelar musyawarah pembentukan pengurus di tingkat kecamatan, yang kali ini pembentukan pengurus KAAMU di Kecamatan Medan Belawan, Kamis (22/8/2019).

Dalam sambutannya, Ketua Presidium KAAMU Zainudin SE kembali menjelaskan alasan utama berdirinya Presidium KAAMU di tengah-tengah para tokoh dan masyarakat Medan Bagian Utara adalah untuk perkembangan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Medan Bagian Utara.

“Kehadiran Presidium KAAMU bertujuan untuk mengumpulkan para tokoh dan seluruh elemen masyarakat agar serius memikirkan bagaimana agar Medan Bagian Utara ini dapat berkembang, baik dari pembangunan fisik maupun dari kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Zainudin.

Dikatakannya, selama ini masyarakat sudah bosan mendengar janji percepatan pembangunan dan kesejahteraan yang akan diberikan kepada masyarakat di Medan Bagian Utara. Padahal, pendapatan asli daerah (PAD) cukup besar dengan persentase bekisar 60 persen. Nyatanya, pemerataan pembangunan dan kesejahteraan belum dirasakan masyarakat secara merata.

Menurut Zainudin, Kesenjangan pembangunan antara inti kota dengan wilayah utara Kota Medan ini dinilai menjadi pemicu munculnya gagasan Presidium KAAMU bersama sejumlah elemen masyarakat untuk memekarkan ibukota Provinsi Sumatera Utara itu.

“Pembentukan kota maupun kabupaten baru yang mandiri secara administratif di wilayah utara sebagai pemekaran dari Kota Medan, merupakan solusi tepat untuk menjawab tuntutan dan kebutuhan masyarakat Medan Bagian Utara terhadap pemerataan dan percepatan pembangunan,” lanjutnya.

Dikatakan, berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, bahwa Medan Bagian Utara diperkirakan cukup memenuhi persyaratan menjadi daerah administratif, karena didukung oleh minimal empat kecamatan.

“Percepatan pembangunan itu murni kewajiban pemerintah untuk masyarakatnya, sedangkan pemekaran adalah hak rakyat dengan tidak melanggar dari undang-undang tersebut,” sebut Zainudin.

Sementara, Drs. Ali Nafiah Marbun selaku sekretaris Presidium KAAMU berpendapat masyarakat tidak lagi tertipu untuk menyeleksi pemimpin yang benar-benar peduli untuk Medan Bagian Utara.

“Medan Bagian Utara dinilai mampu berdiri sendiri karena memiliki potensi sangat besar dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari Pelabuhan Belawan, BUMN dan perusahaan yang berada di Kawasan Industri Medan,” bebernya.

Untuk itu, lebih lanjut dijelaskan Ali Nafiah, Presidium KAAMU berharap pemerintah memberikan keadilan bagi kawasan
Medan Bagian Utara dengan menyetujui pemekaran di Utara kota Medan ini, guna percepatan pembangunan dan kesejahteraan rakyat di kawasan tersebut.

“Pembangunan prasarana maupun sarana infrastruktur dan pelayanan publik di Medan selama ini lebih terkonsentrasi di inti Kota. Kesenjangan pembangunan tersebut membuat munculnya prakarsa dari segenap elemen masyarakat di Medan Bagian Utara untuk memekarkan diri dari Kota Medan,” ucap Ali Nafiah.

Ia berharap, kedepannya pengurus di empat kecamatan di Medan Bagian Utara ini bisa bersama-sama menjadikan Presidium KAAMU sebagai wadah silaturahmi dan menerima aspirasi masyarakat dalam rangka pemekaran wilayah Medan Bagian Utara.

“Bersama para tokoh dan seluruh elemen masyarakat, Presidium KAAMU akan berjuang untuk mencapai pemekaran di wilayah Medan Bagian Utara,” tegasnya.

Pada musyawarah pembentukan pengurus di Kecamatan Medan Belawan ini, tampak antusias dan harapan masyarakat begitu besar terhadap pemekaran wilayah Medan Bagian Utara.

Kegiatan yang dimulai dari pukul 17.00 Wib hingga pukul 18.30 Wib, Chaidir Zakaria terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KAAMU di Kecamatan Medan Belawan, sedangkan untuk Sekretaris Henny Yusrina dan Muhammad Ludfi selaku Bendahara.

Dikesempatannya, Ketua KAAMU Kecamatan Medan Belawan Chaidir Zakaria mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota Presidium KAAMU yang telah mendukung terbentuknya KAAMU di Kecamatan Medan Belawan.

“Terima kasih kepada semua pengurus dan anggota Presidium KAAMU, kami pengurus KAAMU di Kecamatan Medan Belawan akan mengemban amanah dengan baik serta menjalankan kerjasama sesama pengurus secara kolektif kolegial,” ucapnya.

Chaidir menegaskan, bahwa dirinya bersama pengurus dan anggota KAAMU Kecamatan Medan Belawan, akan terus berlanjut melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dan seluruh elemen masyarakat yang berada di Kecamatan Medan Belawan.

“Untuk di tingkat kelurahan dan lingkungan Se-Kecamatan Medan Belawan, akan kami sampaikan pesan-pesan pemekaran ini secara kontinyu,” tegas Chaidir.

Pernyataan dari Chaidir ini, disambut dengan penuh semangat oleh seluruh pengurus dan anggota KAAMU Kecamatan Medan Belawan. Bahkan tidak ketinggalan, salah seorang peserta musyawarah pembentukan pengurus KAAMU Kecamatan Medan Belawan, menyampaikan bahwa pentingnya menjaga komitmen dan solidaritas sesama pengurus KAAMU di tingkat kecamatan.

Diketahui, musyawarah yang digelar dihadiri berkisar 50 orang ini mendukung terbentuknya KAAMU di Kecamatan Medan Belawan. Adapun beberapa para pengurus KAAMU Kecamatan Medan Belawan, yakni Ketua Chaidir Zakaria sedangkan untuk Wakil ketua ada tiga orang yaitu Kusni Lubis Mustaruddin dan Triko Mariadi SE. Berikut Muhammad Ludfi selaku Bendahara dan Junaidi Wakil bendahara. Kemudian kegiatan diakhiri dengan saling berjabat tangan dan berfoto bersama.

Penulis : Wira

Editor    : Redaksi.

LEAVE A REPLY