Beranda ACEH Sejak Tahun 2014 Sampai 2019 Sebanyak 250 ASN Pindah Tugas

Sejak Tahun 2014 Sampai 2019 Sebanyak 250 ASN Pindah Tugas

263
0
BERBAGI

Aceh Singkil, maklumatnews.net –
Abdul Rahman Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Aparatur Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Singkil mengatakan selama lima tahun terakhir sejumlah 250 aparatur sipil negara (ASN) Singkil telah pindah tugas keluar daerah. Jumat, 1 November 2019.

“ASN yang telah pindah sejak tahun 2014 hingga 2019 mencapai 250 pegawai,” kata Abdul Rahman.

Kata Rahman, pihaknya telah menyurati Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat Jakarta untuk memberikan hak mengutamakan putra-putri daerah berkompetisi saat pembukaan lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di daerahnya tahun ini.

Abdul Rahman menilai rata-rata ASN yang menetap di Singkil mayoritasnya masyarakat pendatang. Maka sudah seharusnya kata dia saat proses perekrutan lowongan CPNS nanti agar mengutamakan putra-putri daerah Singkil sebab itu aset sumber daya manusia untuk tetap bertahan di daerah.

“Saya berharap bila tahun depan lowongan penerimaan CPNS untuk wilayah dibuka, maka Kemenpan RB lebih memprioritaskan yang lebih dibutuhkan di daerah,” katanya.

Abdul menyebutkan, penerimaan CPNS untuk tahun 2019-2020 sesuai dengan keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB) untuk wilayah Aceh Singkil terbagi dalam tiga kategori, yakni kategori tenaga guru, tenaga tehnik dan tenaga kesehatan.

“Tenaga guru dibutuhkan 106 orang, tenaga tehnik dibutuhkan 11 orang dan tenaga kesehatan dibutuhkan 65 orang,” katanya.

Rahman menyebutkan daerah Aceh Singkil dalam perekrutan CPNS tahun ini kuotanya masih kurang maksimal pada bidang kesehatan diantaranya D3 analisis kesehatan.

“Karena tenaga D3 analisis sangat dibutuhkan di Puskesmas selain di dinas dan Rumah Sakit Umum Daerah,” ujarnya.

Selain kekurangan tenaga D3 analisis kesehatan, Aceh Singkil juga kekurangan tenaga ahli bidang kelautan dan perikanan hal ini di karenakan daerah Aceh Singkil berada di kepulauan.

Kemudian pihaknya juga kekurangan tenaga ahli Pariwisata, mengingat Aceh Singkil saat ini sedang penggalakan potensi wisata kepulauan dan Rawa Singkil yang panoramanya banyak mengundang wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
(Rahmat)

LEAVE A REPLY