Beranda BERITA TERBARU SIAPKAN GURU PROFESIONAL, KURIKULUM JURUSAN PENDD. BAHASA INGGRIS UNIV. BUNG HATTA DIREVISI

SIAPKAN GURU PROFESIONAL, KURIKULUM JURUSAN PENDD. BAHASA INGGRIS UNIV. BUNG HATTA DIREVISI

594
0
BERBAGI

PADANG. MAKLUMAT NEWS. Program studi Pendidikan Bahasa Inggris pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bug Hatta Padang akan melaksanakan kurikulum baru yang disesuaikan dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Kurikulum yang disesuaikan dengan KKNI ini merupakan upaya untuk menghasilkan Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris yang berdaya saing, profesional dan berkualitas sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga di lapangan nantinya mereka akan menjadi guru yang handal, demikian dikemukan oleh Dra. Ernati, MPd, Ketua Program Studi (prodi) Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Bung Hatta di Padang (Selasa, 17 Mei 2016).

Pembahasan dan lokakarya dalam pengembangan Kurikulum KKNI Pendidikan Bahasa Inggris ini telah dilakukan beberapa waktu lalu, dan mulai semester ganjil tahun ajaran 2016-2017 mendatang sudah mulai diterapkan secara penuh, ujar Ernati. Oleh karena itu, konversi matakuliah untuk menyesuaikan dengan kurikulum ini diberlakukan bagi mahasiswa angkatan 2013 yang saat ini berada di semester VI. Sedangkan, mahasiswa angkatan 2014 dan 2015, kurikulum baru ini telah berlaku dan dilaksanakan sejak awal mereka mengikuti kuliah di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, jelas Ernati. Secara keseluruhan masa transisi dan penerapan Kurikulum berbasis KKNI ini tidak merugikan mahasiswa. Beban sistim kredit semester (SKS) yang ditempuh mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikannya untuk Strata 1 (S1) Pendidikan Bahasa Inggris berkisar 144 sks, tambahnya.

Adzanil Prima Septy, M.Pd., PhD, salah seorang dosen senior pada program studi tersebut menjelaskan bahwa Kerangka Kualifilasi Nasional Indonesia (KKNI) merupakan salah satu rujukan nasional untuk meningkatkan mutu dan daya saing bangsa Indonesia di sektor sumberdaya manusia melalui pencapaian kualifikasi sumberdaya manusia Indonesia yang dihasilkan oleh sistem pendidikan dan sistem pelatihan kerja nasional kita, dan juga bagian dari sistem penilaian kesetaraan capaian pembelajaran. Penyesuaian kurikulum dengan KKNI ini berdasarkan pada Undang-undang nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dimana pada pasal 29 digariskan bahwa KKNI merupakan penjenjangan untuk menyetarakan hasil lulusan dalam rangka mendapatkan pengakuan di berbagai sektor profesi dan pekerjaan, tambah Dr. Adzanil. Oleh karena itu, tidak dapat dipungkiri bahwa keselarasan mutu dan penjenjangan antara produk lulusan perguruan tinggi dengan kriteria tenaga kerja yang diharapkan oleh masyarakat pengguna lulusan perlu diwujudkan dengan segera, papar Doktor lulusan dari University of Tasmania Australia ini.

Lebih jauh dijelaskannya, KKNI disusun melalui empat parameter utama yaitu (a) keterampilan kerja, (b) cakupan keilmuan/pengetahuan, (c) metoda dan tingkat kemampuan dalam mengaplikasikan keilmuan/pengetahuan tersebut serta (d) kemampuan manajerial. Ke‐empat parameter yang terkandung dalam masing‐masing jenjang disusun dalam bentuk deskripsi yang disebut Deskriptor KKNI, jelas Dr. Adzanil. Ada 9 jenjang KKNI yang menjadi deskriptor yang menjelaskan hak, kewajiban dan kewenangan seseorang dalam melaksanakan suatu pekerjaan atau mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keahliannya setelah menamatkan pendidikannya di lapangan nantinya. Untuk tingkat Sarjana Strata 1, mereka harus berada jenjang ke 6. Pada jenjang ini lulusan Sarjana Strata 1 Pendidikan Bahasa Inggris diharapkan memiliki kemampuan memanfaatkan IPTEKS dalam bidang keahliannya, dan mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi dalam penyelesaian masalah, serta menguasai konsep teoritis bidangnya baik secara umum maupun khusus secara mendalam, serta juga mampu memformulasikan penyelesaian masalah prosedural Pembelajaran Bahasa Inggris, tambah Adzanil. Selain itu, lulusan S1 juga diharapkan memiliki kemampuan dalam mengambil keputusan strategis berdasarkan analisis informasi dan data, dan memberikan petunjuk dalam memilih berbagai alternatif solusi pembelajaran Bahasa Inggris secara bertanggung jawab. (*son)

LEAVE A REPLY