Beranda BERITA TERBARU TERHITUNG 10 OKTOBER, BAGI PELANGGAR PERDA NO 6/2020 KENA SANKSI DENDA

TERHITUNG 10 OKTOBER, BAGI PELANGGAR PERDA NO 6/2020 KENA SANKSI DENDA

225
0
BERBAGI

Tanah Datar, Maklumatnews.net

“Pemberian sanksi sosial masih merupakan langkah awal terkait pelanggaran Perda Nomor 6/2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru, efektifnya diberlakukan tanggal 10 Oktober dengan penerapan sanksi denda”.

Hal demikian disampaikan Pjs Bupati Tanah Datar Erman Rahman ketika Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 6/2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dari tim Pemprov di Aula gedung Indo Jolito Batusangkar, Selasa (6/10) lalu.

“Untuk sanksi yang diberikan hari ini masih mengacu pada Perbup Tanah Datar Nomor 48/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19,” ujarnya Erman.

Erman mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar menerapkan Protokol Kesehatan seperti yang disampaikan pemerintah, agar warga terhindar dari Covid-19, yang sampai saat ini masih belum ditemukan obatnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Sumbar  juga mengatakan bahwa jika persoalan Covid-19 sangat penting untuk diperhatikan. Karena hal ini tidak bisa dipandang enteng. Bahkan, pemerintah daerah pun mengatur hal itu dengan Perda maupun Perbup.

Melanjutkan tahap Sosialisasi tersebut, tim Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar langsung melakukan turun langsung dalam penegakan disiplin protokol kesehatan khususnya dalam pemakaian masker.

Dalam penegakan disiplin ini, warga yang tidak mentaati protokol kesehatan diberikan sanksi oleh petugas dari Tim Gabungan Penindakkan Protokol Kesehatan Covid-19 Tanah Datar yang terdiri dari Satpol PP, TNI, Polisi, Dihub dan Polisi Militer (PM) saat menggelar razia di kawasan Lapangan Cindua Mato.

Warga yang tidak patuh tersebut selain diberikan sanksi sosial juga membuat surat perjanjian untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya.

Kasi Penegakan Perda Satpol PP Tanah Datar Elfiardi mengatakan, jika sanksi yang diberikan masih dalam tahap awal berupa sanksi sosial. “Ada sekitar 70 orang tadi yang tercatat melakukan pelanggaran. Semuanya kita berikan sanksi sosial seperti menyapu jalan, ” ujar Elfiardi.

Selain itu sebutnya, semua yang melanggar terlebih dahulu didata. “Data ini dikirim secara online ke provinsi. Nah, nantinya jika yang bersangkutan kembali melakukan pelanggaran baik di Tanah Datar atau daerah lain di wilayah Sumbar akan terlihat datanya. Bagi yang kedapatan kembali melanggar tentu akan diberikan sanksi yang berbeda, ” terangnya.

Razia kali ini ditinjau langsung oleh Tim Protokol Kesehatan Covid 19 Provinsi dan BPBD Provinsi, Forkopimda Tanah Datar dimulai sejak pukul 08.00 Wib hingga pukul 11.00. ditemukan banyak warga yang tidak menggunakan masker, setelah dipasangkan rompi pelanggar lalu diberikan sanksi menyapu jalan. (N-05)

LEAVE A REPLY