Beranda BERITA TERBARU ULANG TAHUN BALAI BPOM PADANG KE 16 Drs ZULKIFLI, Apt; TERUS BERBENAH...

ULANG TAHUN BALAI BPOM PADANG KE 16 Drs ZULKIFLI, Apt; TERUS BERBENAH DALAM MENINGKATKAN KENERJA APARATUR sikap PROFESIONALISME DAN BERINTEGRASI

705
0
BERBAGI

PADANG- maklumatnews.net

Balai Besar POM yang baru berusia sangat muda, sejak keberadaanya pada tahun 2001 terus melakukan terobosan-terobosan dalam pengawasan, penyidikan dan tindakan tegas kepada produsen-produsen nakal yang sengaja merugikan masyarakat, pada hari Ulang Tahun yang ke 16 BBPOM terus berbenah dalam meningkatkan kinerja aparatur BBPOM yang mempunyai sikap profesionalisme dan berintegrasi. “BPOM menilai dari kinerja aparaturnya,”tegas Zulkifli.

Detik-detik acara Ulang Tahun BBPOM yang ke 16, wartawan media ini wawancaranya dengan Kepala BPOM Padang diruang kerjanya, mengatakan BPOM merupakan lembaga pengawasan obat dan makanan, tetapi masyarakat sering salah kaprah dalam menilai apa saja yang dilakukan oleh BBPOM.”BBPOM dalam melakukan pengawasan obat,kosmetik dan makanan, minuman tidak semua yang masuk dalam kategori pengawasan, ada kriteria-kriteria yang diatur dalam undang-undang tentang kegiatan yang dilakukan BBPOM,”sebutnya lagi

Zulkifli juga menambahkan kreteria apa saja yang masuk dalam pengawasan BBPOM ini.seperti pengolahan pangan industry rumah tangga (IRTP) yag izinnya ada di Pemda Kabupaten dan Kota serta dikeluarkan oleh dinas kesehatan terkait walaupun IRTP dikeluarkan izinnya oleh Kepala BBPOM.Namun, karena otonomi daerah kita serahkan ke Pemda masing-masing untuk melaksanakannya.”Kalau pangan segar itu diolah oleh industri pabrikan persyaratan berbeda dengan industry rumahan, kalau industry rumahan izinnya tidak perlu diuji lagi, namun kalau pengolahan industry pabrikan pengujiannya sangat ketat seperti tempatnya diperiksa,”pungkasnya.

“Ketika diolah oleh pabrik ada hasil ujinya, tempatnya sudah diperiksa dan sesuai  maka izin edar keluar, jadi semua yang beredar harus ada izin BBPOM,oleh sebab itu untuk mencerdaskan masyarakat harus kita lihat legalitasnya, ya seperti sertifikasi halal, yang sampai sekarang undang-undang halal belum keluar,jadi sertifikat halal baru bisa dikeluarkan kalau sudah ada izin edar (MD dan IRTP), namun kalau sudah keluar sertifikasi halal tapi tidak ada izin edar baru bisa dipertanyakan,”pungkas Zulkifli lagi.

Jadi Saya tegaskan lagi bahwa yang mengeluarkan izin halal adalah MUI atau kamenag setempat, karena hanya lembaga inilah yang bisa mengeluarkan sertifikasi halal bukan wewenang BPOM.”Oleh karena itu masyarakat jangan salah penafsiran harus tahu apa saja yang dilakukan oleh BBPOM yang sesuai aturan,  jangan benda yang masuk kemulut adalah wewenang BBPOM, tegas Zulkifli.

ZUlkifli juga menerangkan bahwa BBPOM adalah instansi vertical yang maksudnya seluruh aturan kita berdasarkan dari BBPOM pusat, oleh sebab itu kita terus melakukan koordinasi dengan instasi pemerintah setempat agar terus memanfaatkan BBPOM dalam pengawasan obat dan makanan boleh tidaknya produk-produk itu beredar ditengah tengah masyarakat.

”Ya seperti ada temuan atau laporan dari masyarakat ditemukan produk-produk yang mencurigakan,BPOM akan siap melakukan penyidikan serta pemeriksaan.

Kalau memang ditemukan bahan-bahan yang dapat merusak kesehatan masyarakat BBPOM yang back up oleh kepolisian, siap melakukan tinjauan kelapangan dan kalau memang industry tersebut melakukan dan mengolah produknya dengan bahan berbahaa maka BBPOM akan menyita seluruh produk-produk an polisi akan memproses secara pidana kalau memang ada unsure kesengajaan,”akhir Zulkifli lagi.(dep)

 

LEAVE A REPLY