Beranda BERITA TERBARU Walikota Serahkan P2D, Total Asset Rp 391 Miliar Lebih Diserahkan kepada Gubernur

Walikota Serahkan P2D, Total Asset Rp 391 Miliar Lebih Diserahkan kepada Gubernur

380
0
BERBAGI

PADANG-MAKLUMAT NEWS.NET

Memenuhi amanat UU 23/2014, Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo menyerahkan P2D kepada Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, di Gubernuran, Senin (3/10). Tidak saja Kota Padang, P2D juga diserahkan bupati/walikota se-Sumbar.

Walikota Padang menyerahkan tujuh urusan berikut personil dan asetnya kepada Gubernur Sumatera Barat. Jumlah urusan yang diserahkan diantaranya mencakup bidang pendidikan menengah, bidang ESDM, bidang ketenagakerjaan, bidang kehutanan, dan bidang kelautan.

Terpisah, Asisten III Bidang Administrasi Corri Saidan menyebut bahwa dalam P2D itu diserahkan 2.166 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemko Padang yang harus berpindah ke Pemprov Sumbar. PNS itu terdiri atas 2.116 guru pendidikan menengah, 21 pegawai kehutanan, 5 orang pegawai Dinas ESDM, 17 orang pegawai Bidang Ketenagakerjaan, 3 orang pegawai kelautan, serta 4 orang pegawai pengawasan barang dan jasa (perdagangan).

Sedangkan di luar itu juga terdapat guru PTT dan GTT yang bertugas sebagai guru pendidikan menengah. Guru PTT berjumlah 438 orang. Sedangkan Guru Tidak Tetap (GTT) sebanyak 296 orang.

“Total seluruhnya 734 orang,” sebut Corri saat ditemui di ruang kerjanya.

PTT dan GTT ini honornya dibayarkan melalui APBD Kota Padang. Corri menyebut, karena kebijakan pendidikan gratis, Pemko Padang berharap Pemprov dapat mengalokasikan dana untuk honorer PTT dan GTT tersebut mulai tahun 2017.

“Seluruh Pegawai Negeri Sipil telah kita serahkan administrasinya kepada Pemprov. Seluruhnya itu akan melaksanakan tugas di Pemprov terhitung 1 Januari 2017,” sebut Corri.

Terkait aset yang diserahkan bernilai Rp 391.969.205.912.99,-, jumlah tersebut terdiri atas Rp 731.006.800,- aset di bidang kehutanan, Rp 16.533.890.622,- aset di bidang kelautan, Rp 923.562.228,- aset di bidang pertambangan dan energi, Rp 887.931.600,- aset di bidang tenaga kerja, serta Rp 372.892.814.662,99,- aset di bidang pendidikan menengah.

“Seluruhnya meliputi aset bergerak dan aset tidak bergerak,” ucap Corri.

Aset yang diserahkan Pemko Padang kepada Pemprov Sumbar belum sepenuhnya diberikan. Karena saat ini hingga akhir tahun 2016, masih dilakukan pengadaan aset. “Menjelang akhir tahun masih ada pengadaan, karena itu nanti paling lambat Januari 2017 akan diserahkan seluruh data dan fisik aset tersebut kepada Pemprov,” tutur Corri Saidan.

Dengan adanya penyerahaan P2D, maka secara administrasi sesuai aturan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk pengelolaannya.(Charlie)

LEAVE A REPLY